Survei Pilpres IPO : Elektabilitas Prabowo di Atas Anies dan Ganjar
JAKARTA (KM) – Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei Capres terbarunya jelang Pilpres 2024, di Hotel Tamarin Wahid Hasyim Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/6).
Direktur Eksekutif IPO, Dr. Dedi Kurnia Syah memaparkan, dari hasil survei nasional yang berlangsung 5-13 Juni 2023, sosok Prabowo Subianto kian tak terbendung meninggalkan dua kandidat calon presiden (Capres) lainnya, yaitu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
“Dari simulasi 40 nama hingga simulasi tiga nama bersama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra tersebut tetap yang tertinggi,” ujarnya.
Saat responden disodorkan pertanyaan jika hari ini dilaksanakan Pilpres, Bapak/Ibu hendak memilih siapa?
Pada skema pilihan 40 nama semi terbuka (10 besar), elektabilitas Prabowo yaitu 27,3 persen, disusul Anies Baswedan 24,6 persen, Ganjar Pranowo 16,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,7 persen, Mahfud MD 3,1 persen, Erick Tohir 2,9 persen, dan Ridwal Kamil 1,6 persen, Sandiaga Salahudin Uno 0,9 persen, Susi Pudjiastuti 0,8 persen, dan Airlangga Hartarto 0,6 persen.
Sementara itu, pada simulasi 20 nama dengan skema tertutup, elektabilitas Prabowo turun meski masih yang tertinggi, yaitu 28,5 persen. Kemudian Anies Baswedan 24,9 persen, Ganjar Pranowo 18,6 persen, AHY 5,7 persen, Erick Tohir 3,2 persen, Mahfud MD 2,5 persen, Ridwal Kamil 2,3 persen, Susi Pudjiastuti 2,1 persen, dan Sandiaga Salahudin Uno 2,0 persen, Airlangga Hartarto 1,9 persen.
Elektabilitas Prabowo kembali naik pada simulasi 10 nama calon, dimana elektabilitasnya mencapai 32,5 persen, disusul Anies Baswedan 25,8 persen, Ganjar Pranowo 21,0 persen, AHY 6,8 persen, Erick Tohir 4,2 persen, Sandiaga Salahudin Uno 2,6 persen, Airlangga Hartarto 1,4 persen, Muhaimin Iskandar 0,9 persen, Zulkifli Hasan 0,2 persen.
Demikian pun pada simulasi 5 nama calon, hasilnya yaitu Prabowo Subianto 34,9 persen, Anies Baswedan 25,9 persen, Ganjar Pranowo 24,1 persen, AHY
7,1 persen, Airlangga Hartarto 4,7 persen.
Elektabilitas Prabowo kian jauh dibandingkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo pada simulasi 3 nama calon. Dimana pada simulasi 3 nama, Prabowo meraih Elektabilitas 37,2 persen, Anies Baswedan 31,5 persen, Ganjar Pranowo 26,8 persen, 8,2 persen responden menjawab tidak tahu, tidak menjawab, dan rahasia.
Pada simulasi dua nama calon, hasilnya sebagai berikut :
- Prabowo Subianto 58,3 persen
- Anies Baswedan 37,1 persen
-Sebanyak 4,6 persen responden menjawab tidak tahu/tidak jawab - Prabowo Subianto 51,7 persen.
- 2 Ganjar Pranowo 36,5 persenn
- Sebanyak 11,8 persen responden menjawab tidak tahu/tidak jawab
- Anies Baswedan 52,0 perseen
- Ganjar Pranowo 44,5 persen.
- Sisanya responden menjawab tidak tahu/tidak jawab.
Dedi Kurnia Syah menyebut, dalam hasil survei tersebut juga terungkap, Erick Tohir menjadi calon wakil presiden yang paling banyak dipilih responden dengan elektabilitas 15,5 persen, kemudian Mahfud MD 11,1 persen, AHY 10,9 persen, Ridwan Kamil 6,7 persen, Sandiaga Salahudin Uno 6,5 persen, Airlangga Hartarto 3,8 persen, Puan Maharani 3,1 persen, TGB Muhammad Zainul Majdi 1,9 persen.
Survei IPO tersebut menggunakan teknik wawancara penelitian hybrid secara tatap muka sebanyak 480 responden dan sambungan telepon sebabyak 720 responden. Sehingga total ada 1.200 responden, “pungkasnya”.
Reporter: HSMY
Editor: redaksi
Leave a comment