PKBM Satria Sakti di Sukajaya Diduga Cari Keuntungan Semata
BOGOR (KM) – Keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Satria Sakti yang terletak di Kampung Pasir Tugu, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor disesalkan oleh warga.
Pasalnya, keberadaan pendidikan nonformal tersebut diduga tidak jelas dan hanya mengincar keuntungan pribadi pengelola Yayasan Satria Sakti.
“Saya sebagai masyarakat Sukajaya sangat kecewa keberadaan PKBM ini. Karena kegiatan belajar mengajar (KBM) nya itu tidak ada, di tambah ada dugaan pemalsuan tanah hibah,” kata warga bernama Suleni, Rabu (21/6).
Dia menjelaskan, keberadaan PKBM tersebut hanya jadi ajang keuntungan pribadi. Sebab, kata dia banyak warga yang jadi korban dengan dugaan pemalsuan data.
Selain itu, untuk keabsahan legalitas PKBM, seakan warga telah menghibahkan tanahnya untuk keperluan kegiatan PKBM itu hanya untuk memanipulasi data legalitas saja.
“Setelah saya telusuri ternyata memanipulasi warga demi kepentingan pribadi, dan pastinya warga yang di korbankan atas adanya Yayasan Satria Sakti saya duga pemalsuan data legalitas, karena si pemilik tanah tidak pernah menghibahkan,” katanya.
Dia mengaku, bahwa dirinya mengetahui sejak awal berdirinya PKBM itu. Banyak data yang dirinya masukan ke yayasan tersebut. Namun hingga kini tidak ada kelulusan bagi pelajar.
“Saya tahu persis pada waktu merintisnya yayasan itu, data siswa yang masuk PKBM Satria Sakti banyak dari saya. Tetapi hingga saat ini saya tidak mengetahui kapan ke lulusannya dan sampai saat ini juga pelajar itu selalu bertanya kepada saya,” katanya.
“Saya selaku orang tua siswa, mempertanyakan kapan siwa-siswi ini akan di luluskan sedangkan PKBM ini belum pernah ada kegiatan belajar dan mengajar, bahkan guru-gurunya juga nyah siapa dan orang mana kami pun tidak tahu,” tambahnya.
Dia menuturkan, adanya pemberitaan terkait dengan kunjungan kerja pihak kecamatan ke PKBM, pada. Senin (19/06) tersebut ternyata di bantah oleh pihak kepolisian maupun TNI setempat.
“Terkait itu, saya konfirmasi kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sukajaya Kemarin itu tidak ada kunjungan kerja yang ada cuma monitoring ke PKBM Satria sakti bersama staf pendidikan dari kecamatan,” katanya.
Sementara, saat di hubungi Ketua PKBM Satria Sakti yang biasa akrab Seki hanya memberikan keterangan singkat.
“Besok saya telepon kalau urusan saya sudah beres,” singkatnya.
Dia menuturkan, adanya pemberitaan terkait dengan kunjungan kerja pihak kecamatan ke PKBM, pada. Senin (19/6) tersebut ternyata dibantah oleh pihak kepolisian maupun TNI setempat.
“Terkait itu, saya konfirmasi kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sukajaya Kemarin itu tidak ada kunjungan kerja yang ada cuma monitoring ke PKBM Satria sakti bersama staf pendidikan dari kecamatan,” katanya.
Sementara, saat di hubungi Ketua PKBM Satria Sakti yang biasa akrab Seki hanya memberikan keterangan singkat.
“Besok saya telepon kalau urusan saya sudah beres,” singkatnya.
Reporter: Andriawan
Editor : redaksi
Leave a comment