Direktur P3S: Luhut Ancam Audit Dana LSM, Ia Lupa Tupoksi Menteri
JAKARTA (KM) – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bakal mengaudit Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia.
Hal ini mencuat usai pemyataan Menko Marves bersaksi dalam persidangan dugaan pencemaran nama baik,selepas sidang.dia menduga tak ada kejelasan aliran dana ke LSM.
Luhut curiga ada campur tangan asing melalui LSM di Indonesia, “itu sebabnya saya mau audit semua LSM-LSM yang mendapatkan dana dari mana,” kata Luhut di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (8/6).
Menanggapi pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan ini, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyebut barangkali usia Luhut semakin tua dan dia menteri tapi dia buta tupoksi sebagai menteri.
“Inilah kalau manajerial bobrok dan buruk selain asal bunyi tak paham soal ‘job description’ masing-masing kementerian. Masa dia berencana mengaudit dana LSM kan kelihatan kebodohan LBP,” katanya, Minggu (11/6)
Ia mengatakan (audit- red) ini kan di luar ranah dan domain dia sebagai Menko Maritim dan Investasi. Memang cocoknya sebagai perdana menteri semua urusan menteri beliau mau ‘take over’ alias ambil alih.
Jerry mengatakan Kalau dana LSM yang berhak mengaudit selain PPATK dan BPK serta Kementerian Keuangan, bukannya LBP yang akan audit. “Memangnya dia seorang auditor,” lanjutnya.
Secara prsikologis ini memang jawaban ‘agak frustasi’ LBP di pengadilan. Tapi saya salut dengan keberanian Haris Azhar yang membawa Luhut ke pengadilan sebagai saksi.
“Saya berharap hakim jujur, bersih dan adil dalam proses pengadilan yang melibatkan Haris Azhar, Fatia Maulidiyanti dan Luhut Binsar Pandjaitan,” harapnya.
Menurut Jerry, paling memungkinkan jika publik akan pertanyakan 110 juta data pemilu ditunda versi LBP yang saya kira sejak awal hanya rekayasa.
“Kalau tak benar ini namanya pembohongan publik. Bisa saja masyarakat menanyakan hal tersebut,”pungkasnya.
Leave a comment