Cawe- cawe Jokowi Buat Siapa, Kekuasaan Atau Rakyat? Anies Dilarang Nyapres?
Kolom oleh Muslim Arbi*)
Cawe – cawe. Artinya: Jokowi all out. Bukan demi Bangsa dan Negara?. Demi kekuasaan dan kroninya? Jokowi telah berikan dukungan secara nyata. Bukan?
Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres PDIP. Karena PDIP sebagai petugas Partai. Tidak mungkin mangkir.
Dukung Prabowo Subianto. Karena Tim Prabowo akan mungkin memasangkan Prabowo – Gibran. Jokowi akan all out. Dukung Ganjar karena perintah Partai. Atau all out menangkan Prabowo – Gibran. Anaknya.
Dua pasang calon itu akan dipaksakan dengan segala cara. Agar Pilpres hanya ada dua calon: Ganjar dan Prabowo. Tidak ada calon ke tiga atau ke empat?
Saat ini Rakyat menghendaki Pilpres berjalan sesuai jadwal dan konstitusional. Konsitusi melarang Presiden ikut campur secara langsung menentukan Capres atau mengawal Capres agar menang.
Presiden cawe- cawe artinya Presiden secara sadar melanggar konsitusi. Artinya: Presiden di atas konsitusi. Karena kalau itu terjadi kekuasaan presiden mutlak karena tidak ada yang menghalangi. Termasuk DPR. DPR tidak lagi berdaya kontrol Presiden.
Jika Presiden Cawe-cawe. Pastilah segala kemenangan capres versi presiden akan didesain sedemikian rupa agar menang. Meski dengan cara curang sekali pun?.
Toh kecurangan di Pilpres 2019. Aman – aman saja bukan? Meski publik terperangah dari hasil sesungguhnya pada Pilpres 2019 yang berdarah – darah itu.
Ratusan anggota KPPS meninggal dengan alasan tak jelas. Tak terusut. Ketegangan yang makan korban saat protes hasil pilpres ke Bawaslu. Menyisakan banyak yang luka dan gugur. Pilpres berdarah- darah. Toh kekuasaan Jokowi tetap berlangsung hingga saat ini.
Rakyat mengamati dengan seksama trik dan permainan Istana dengan dalih cawe- cawe untuk meloloskan capresnya dan all out singkirkan Capres Non Istana, Capres Anies Baswedan.
Partai pendukung Capres Rakyat – Nasdem dan Demokrat mau dirusak dengan berbagai cara. Demokrat mau dirampok oleh Moledoko, KSP Jokowi. Nasdem Menterinya satu – satu dijadikan pasien pesakitan dengan dalih korupsi dan hukum. Kejagung dan KPK di jadikan alat gebuk.
Capres Rakyat, Anies Baswedan bila perlu Gagal sebagai capres. Itukan tujuan utama cawe – cawe yang akan dikehendaki oleh Jokowi.
Rakyat telah memahami segala sepak terjang Jokowi ketika menarasikan Cawe – cawe. Rakyat tidak percaya. Cawe – cawe untuk kepentingan Bangsa dan Negara. Rakyat punya cara sendiri untuk kawal Capres nya. Rakyat berteriak soal People Power. Karena itu adalah hak konstitusional untuk menegakkan kedaulatannya.
Jika Jokowi nekad dan konyol memaksakan kehendaknya dengan dalih cawe- cawe. Jokowi akan berhadapan dengan Rakyat. Jokowi akan jadi musuh Rakyat. Dan, jika demikian yang terjadi. Maka akan meledak gelombang ‘people’ atau rakyat. Karena Jokowi tidak lagi dipercaya rakyat. Dan Pilpres 2024. Justru yang terjadi adalah Jokowi vs Rakyat.
Apakah demikian yang di inginkan dengan narasi Jokowi akan Cawe- Cawe?
Depok, 29 Juni 2023
*)Penulis- Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu
Leave a comment