Pesan Tiket Pulang ke Sawangan Depok, Pemudik Ini Ditelantarkan Sopir Travel Alanda Trans di Pasar Rebo Jakarta

Kuitansi bukti pembayaran tiket perjalanan ke Sawangan Depok (Dok.KM)

DEPOK (KM) – Aktivitas mudik lebaran ke kampung halaman sudah menjadi tradisi bagi kalangan muslim indonesia untuk berkumpul dan beramah tamah bersama orang tua/sanak keluarga tercinta di setiap momen idul fitri.

Terlebih bagi para pemudik yang sejak pandemi covid-19 melanda, belum sempat untuk mudik. Tentunya rasa kangen dan rindu kampung halaman sudah semakin kuat dirasakan.

Begitupun yang dialami oleh Riz dan keluarga, warga Sawangan Kota Depok yang mengaku sudah 4 tahun tidak mudik ke kampung halaman dan di tahun 2023 ini baru berkesempatan kembali mudik ke daerah Cilacap dan Sleman Yogyakarta dengan membawa kendaraan pribadi.

Sayangnya, dalam suasana bahagia saat mudik di kampung halaman, kendaraan yang ditumpangi Rizki dan keluarga mengalami insiden di Sleman tepat 1 hari sebelum kembali ke rumah di Kota Depok, Jawa Barat. Mobil yang dikendarai mengalami rusak berat dan harus menginap di bengkel sehingga terpaksa pulang ke rumah dengan menggunakan jasa travel Alanda Trans berangkat dari terminal Gombor, Sleman, Yogyakarta pada Jumat malam (28/4).

Namun, kejadian tidak terduga kembali terjadi, Sabtu pagi saat masih menggunakan jasa travel Alanda Trans, Riz dan keluarga diturunkan sepihak oleh sopir armada travel bernama Eko di pinggir jalan raya Pasar Rebo Jakarta, lokasi yang masih sangat jauh dari tempat tinggalnya sesuai tujuan yang tertera di tiket.

Merasa ditipu dan dibohongi oleh agen perjalanan tempat dirinya membeli tiket, Riz sontak melayangkan protes dan cekcok kepada supir armada travel yang tetap bersikeras tidak mau mengantar hingga tujuan. Ia juga menelpon Udin selaku pihak agen Alanda Trans, namun yang bersangkutan tidak dapat berbuat apa-apa. Alhasil, dengan sangat terpaksa Riz harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk memesan jasa tranportasi online guna mengantar pulang dirinya beserta keluarga.

“Saya sangat kecewa dan ini sudah betul betul bentuk penipuan yang sangat merugikan konsumen seperti saya. Mungkin saja pemudik lain juga mengalami hal yang sama dan saya harap pihak/instansi terkait tidak tinggal diam untuk memberikan sanksi tegas kepada para oknum agensi dan pemilik bus travel,” ungkap Riz dengan nada kecewa (30/4).

“Sudah nunggu 2 jam lebih dari jadwal pemberangkatan, mobil armada yang tidak sesuai info awal, eh ini malah lebih parah lagi dengan kejadian seperti ini, sangat-sangat merugikan kami sebagai konsumen,” lanjutnya.

“Tolong itu organda dan para aparat agar menindak tegas oknum-oknum itu, kalau perlu dicabut ijin trayek dan usahanya. Jangan menunggu masyarakat bertindak sendiri, ini kesannya sudah ada kerjasama antara pihak agen dan pemilik armada, apalagi di momen lebaran seperti ini tentunya sangat merugikan para pemudik,” cetusnya.

“Saya selaku korban juga mengimbau kepada masyarakat agar hati-hati dan lebih teliti lagi jika ingin menggunakan jasa travel, jangan sampai tertipu dan dirugikan seperti saya, tolong organda dan pihak terkait lainnya segera usut ini biar tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini,” ujarnya.

“Saya rasa ini juga menjadi PR buat pemerintah agar meninjau kembali sistem penyediaan tiket transportasi yang kerap dimanfaatkan oknum-oknum mafia tiket untuk keuntungan pribadi yang ujung-ujungnya sangat merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Sudrajat
Editor : Red 1

Komentar Facebook

9 Comments

  1. Buat video mba sama bukti tiketnya…biar viral sekalian…..suruh tutup aja yg begitu…

  2. Aparat gak bertindak kami rakyat yg bergerak

  3. Kaya ada yg janggal travel nya ga melayani sampe depok . Coba gimana jadi nya? Ga mungkin pihak dia tinggal diam. Jelaskan kenapa bisa diturunkan dijakarta dan ga mau nganter sampai tujuan?Ini cuman keluh kesah penumpang isi nya. Jangan meresahkan kasih berita yg akurat jgn cuma cari sensasi

  4. Iya mas SMA seperti sya dulu. Agen bis Arimbi dri Pekalongan Wiro desa. Sangat kurang ajar. Sya sampai mau berantem

  5. Sepertinya Alanda Trans itu agen BUS, Makanya harganya Murah sekali… sehingga travel nya tidak mau mengantarkan….

    Atas nama Travel Indonesia saya pribadi juga merasa ikut bersalah dan memohonkan maaf sebesar-besarnya….

    Apabila ada masalah kembali boleh hub saya Rano Trans 0812-5106-2677

  6. Maaf sebagai catatan…Sleman itu masuk jogjakarta y gan…bukan jawa tengah…mohon dikoreksi..makasih

  7. Waahh jadi takut naik travel alanda trans. Gk mau ah

  8. Dulu saya juga pernah mudik naik travel, dari jakarta tujuan salatiga. Tapi sopir nurunin di semarang, padahal di salatiga juga ada kantor cabang travel tersebut. Dan ternyata UUD, ujung ujungnya duit. Minta tambah uang rokok.

  9. Ini itu travel yg deket terminal bukan sih, yg calonya suka bohong kalo bus udah abis mending naik travel gitu. Saya pernah sore menjelang magrib mau nyari bus, dibohongi dengan dalih tiket bus sudah ngga ada, itu bukan satu orang yg bilang, tapi saya nekat nyari tiket bus dulu biarpun diikutin calo travelnya. Saran sebelom berpergian apalagi keterminal, cari po2 bus besar terlebih dahulu, jangan pernah nurutin calo, tapi ada juga beberapa agen po bus yg nawarin juga kaya calo, makanya tanyain aja dari po bus apa kalo ada yg nawarin gitu.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.