Ketua Ormas PSRI Dukung Bupati Kaur Sosialisasi Bank Sampah di Desa
Bengkulu (KM) – Bupati Kaur H. Lismidianto membuka sosialisasi pembentukan bank sampah di desa yang diikuti oleh kepala desa naungan dalam APDESI yang diprakarsai oleh DPP Ormas Pergerakan Suara Rakyat Indonesia (PSRI) di Gedung Serba guna (GSG) Kabupaten Kaur, Selasa (21/3).
Bupati Kaur mengatakan pendirian bank sampah bisa menjadi solusi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Kaur.
“Bank sampah adalah sebuah solusi dimana barang- barang sisa yang sudah tidak digunakan ternyata memili nilai ekonomis, sekaligus bisa meminimalisir permasalahan sampah,” ujarnya.
Bupati menuturkan pendirian bank sampah adalah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat ‘berkawan’ dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah. Jadi, bank sampah tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus diintegrasikan dengan gerakan 4R sehingga manfaat langsung yang dirasakan tidak hanya ekonomi, namun pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat sesuai dengan Visi dan Misi Mewujudkan Kaur BERSERI.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini kepala desa dapat mengerti dan memahami mengenai bank sampah baik tentang mekanismenya, tujuan dan cara pengelolaan bank sampah, dan bisa dilanjutkan pendirian bank sampah di lima desa tiap kecamatan sebagai pilot project,” katanya.
Ketua ormas PSRI Rita Maryani mengajak kepada seluruh kepala desa untuk sama-sama mensukseskan program Bupati Kaur tentang menanggulangi permasalahan sampah dengan cara mendirikan bank sampah.
“Saya selaku Ketua ormas PSRI yang bekerja sama dengan Pemda Kaur dan APDESI Kabupaten Kaur mengajak seluruh masyarakat agar kiranya mendukung program Bupati Kaur tentang pendirian bank sampah di desa- desa dan nantinya permasalahan sampah dapat teratasi sehingga apa yang menjadi visi dan misi Kaur Berseri dapat terwujud,” katanya.
Sosialisasi ini juga dihadiri oleh pemateri dari CV. Limbah Berkah Sejahtera, sekaligus Ketua Asosiasi UMKM Provinsi Bengkulu M. Arif Sudibyo dan Azwar Anas.
Reporter: Alpi
Editor: Redaksi
Leave a comment