Kesal Ditegur, Diduga Geng Motor Keroyok dan Tikam Relawan MRC di Cibinong

Korban pemganiayaan geng motor di Cibinong, Selasa (7/3/2023)

BOGOR (KM) – Peristiwa naas berupa pengeroyokan serta penikaman menimpa Rahmat Satria (27) tatkala dirinya sedang melintas jalan raya Bogor menuju arah Jakarta di dekat lampu merah Cibinong City Mall (CCM) Bogor pada Selasa (7/3).

Insiden tersebut diduga akibat 4 orang yang mengendarai 2 sepeda motor tidak terima karena ditegur RS agar tidak ugal-ugalan dalam berkendara.

Dari informasi yang diterima KM dari tim relawan MRC, kronologi kejadian berawal saat korban sedang di perjalanan antara lampu merah CCM sampai lampu merah Cikaret Cibinong, ada yang mengendarai motor secara ugal ugalan.

Kemudian korban menegur pelaku untuk berhati hati karena bisa membahayakan keselamatan orang lain.

Tidak disangka, ternyata ada teman teman pelaku sejumlah 2 orang laki laki yang mengendarai sepeda motor lainnya langsung  menghampiri dan terjadi adu mulut, dilanjutkan dengan pengeroyokan dan korban ditusuk punggungnya oleh salah satu pelaku.

Kemudian para pelaku melarikan diri dengan meninggalkan korban yang masih sempat berdiri dan darah pun mengucur dari punggung korban. Selanjutnya RS dengan sekuat tenaga seorang diri menuju RS Trimitra Cibinong untuk mendapatkan pengobatan secara intensif.

“Saya hanya menegur agar pelaku motor pertama hati hati karena bisa membahayakan orang lain, tapi rupanya pelaku tidak terima dan langsung mengejar saya dengan menabrakkan motornya ke motor saya. Tak disangka dari arah belakang ada satu motor teman pelaku pertama. Selanjutnya kami adu mulut dan lantas mereka berempat mengeroyok saya,” ungkap RS sambil menahan nyeri di punggungnya ketika sudah berada di kediamannya.

“Saya tidak tahu kalau kena tusuk, karena ada warga yang memberitahu ada darah mengucur dipunggung saya, lantas dengan serta merta saya menuju RS Trimitra untuk segera mendapatkan pengobatan. Hampir 2 jam saya di RS Trimitra dan mendapat tindakan oleh petugas dengan mengobati luka tusuk saya. Kemudian saya pulang dijemput abang saya dan teman teman dari Relawan MRC,” jelasnya.

“Karena saya tidak kuat untuk berjalan, akhirnya abang saya dan teman teman melaporkan peristiwa penganiayaan ini ke Polres Bogor Kabupaten. Saya berharap kejadian tersebut segera diusut oleh pihak kepolisian dan pelaku dapat ditangkap agar tidak terjadi lagi di tempat lain,” lanjut RS yang tinggal di Jatijajar Kota Depok ini.

Kemudian pada pukul 19.00 WIB laporan peristiwa penusukan tersebut telah diterima oleh SPKT Polres Bogor Kabupaten dengan nomor LP : STTLP/B/420/III/2023/SPKT/RES BGR/POLDA JABAR, dan selanjutnya pihak kepolisian akan memberikan informasi perkembangan kasus ini kepada pihak keluarga korban.

Reporter: Sudrajat

Editor : Red 1

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*