BPR LPK Parungpanjang Dukung NKRI Bersih Dari Pencucian Uang & Terorisme

BPR LPK Parungpanjang gelar "Pelatihan Program Anti Pencucian Uang & Pencegahan Pendanaan Terorisme" untuk "Mewujudkan BPR Yang Sehat dan Berkemajuan" di Objek Wisata Gunung Dago, Desa Dago Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, Sabtu (11/7/2023) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM).

BOGOR (KM) – BPR (Bank Perkreditan Rakyat) LPK (Lembaga Perkreditan Kecamatan) Parungpanjang menggelar Pelatihan Program Anti Pencucian Uang & Pencegahan Pendanaan Terorisme untuk ‘Mewujudkan BPR Yang Sehat dan Berkemajuan’ di Objek Wisata Gunung Dago, Desa Dago Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, Sabtu (11/7).

Peserta yang mengikuti kegiatan ini meliputi para pegawai dari 5 Cabang yaitu : Cietureup, Leuwiliang, Sawangan Depok, Parungpanjang dan Pancoran Mas (Bojong Gede) Kabupaten Bogor.

Direktur Utama BPR LPK Parungpanjang M. Roby Binarta mengatakan, pelatihan ini suatu bentuk mendukung NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) untuk menanamkan prinsip anti pencuian uang dan menolak pendanaan terorisme.

“Jadi program pelatihan ini adalah program dalam mendukung NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) agar kita bisa menjadi Negara yang begabung dalam negara G20, dimana negara ini menanamkan prinsip anti pencucian uang, dan menolak pendanaan terorisme, jadi kegiatan ini sudah diwajibkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan dilaksanakan setiap tahun untuk kompetensi para pegawai bank yang ada di dalam lembaga keuangan,” jelasnya.

Ia menuturkan, pelatihan ini bertujuan agar NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) bisa masuk ke dalam organisasi Negara FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering), yang memiliki tekad rezim anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme FATF.

“Jadi kalau negara kita masih masuk ke dalam Negara gabungan FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering) itu ada tujuannya adalah mencegah agar Negara tidak melakukan praktek pencucian uang dimana Sasaran uangnya lebih banyak ke sektor financial baik bank maupun non bank,” jelasnya.

Hari ini pelatihan anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme, diisi pemateri utama dari PT Bank BJB Banten, pemateri kedua, ketiga dan keempat diisi oleh narasumber internal. 

“Ini membahas tentang Tata Kelola , Managemen Risiko, KPI, selain itu ada juga sosialiasi program baru dari BPJS ketenagakerjaan, berupa perlindungan debitur dari risiko kecelakaan, kematian  yang langsung ditindaklanjuti dengan MOU antara BPJS dengan BPR LPK Parungpanjang,” bebernya.

BPR LPK Parungpanjang gelar “Pelatihan Program Anti Pencucian Uang & Pencegahan Pendanaan Terorisme” untuk “Mewujudkan BPR Yang Sehat dan Berkemajuan” di Objek Wisata Gunung Dago, Desa Dago Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, Sabtu (11/7/2023) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM).

M. Roby Binarta mengharapkan, hasil dari pelatihan ini bisa dipahami seluruh pegawai dan direalisasikan ke dunia financial.

“Harapannya saya adalah setelah pelatihan ini, seluruh pegawai BPR LPK di 5 cabang, bisa memahami apa itu anti pencucian uang dan pendanaan terorisme dan bisa diimplementasikan di dalam dunia kerja,” harapnya.

Sementara itu, salah satu pegawai di BPR LPK Parungpanjang Agung Hendriawan atau yang sering disapa Agung mengungkapkan, pelatihan ini cukup jelas dan bermanfaat untuk upgrade skill.

“Kami sebagai peserta pertama materi yang disampaikan pasti cukup jelas yah, jadi selain jelas juga sangat bermanfaat untuk upgrade skill kita tentang pengetahuan tindak pencegahan dan pencucuian uang dan juga pendanaan terorisme, jadi kita sebagai pegawai diberikan ilmu dan pengetahuan agar menghindari tindak kejahatan tersebut dan mengaplikasikannya di unit kerja masing-masing,” ungkap Agung Hendriawan.

Perlu diketahui, Acara ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Sebagai Pemegang Saham), Pemerintah Kabupaten Bogor, PT. Bank BJB Jawa Barat & Banten, BPJS Ketenagakerjaan (MOU), PPATK (Pusat Pelaporan dan Analis Transaksi Keuangan) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Reporter: HSMY

Editor: Redaksi  

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*