Oknum Staf Desa Cilimus Serang Diduga Cabuli Keponakan Sendiri

Ilustrasi pelecehan terhadap anak perempuan

SERANG (KM) – SA warga Kampung Cirendol, Desa Lewilimus, Kecamatan Cikande selaku orang tua Bunga (15 tahun) – bukan nama sebenarnya, melaporkan oknum pegawai desa Desa Lewilimus ke Mapolres Serang pada Senin (9/1).

SA membuat laporan ke Unit PPA Polres Serang lantaran anak kandungnya yang masih duduk dibangku SMP kelas IX ini diduga telah mengalami pelecehan seksual sejak kelas VIII hingga kelas IX oleh oknum pegawai Desa Lewilimus yang tak lain adalah paman korban.

SA menceritakan bahwa anaknya mengalami kecapean dan lelah bahkan tidak nafsu makan. Saat didesak untuk bercerita, SA kaget dengan apa yang ceritakan oleh Bunga anak kandungnya.

“Saat itu saya langsung histeris saat mendengar cerita anak saya. Saya langsung teriak keluar rumah mencari pelaku. Bahkan pelaku berpura-pura menanyakan ada apa. Saat saya bilang kamu sudah melakukan apa ke anak saya, dia diam,” katanya, Minggu (8/1).

SA mengatakan, orang yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap anaknya tidak lain adalah kakak iparnya sendiri (om) dari korban sejak anaknya duduk dibangku SMP kelas VIII.

“Pengakuan anak saya pencabulan itu dilakukan terahir pada tanggal 26 Desember 2022. Saya tidak terima dengan perlakuan ini. Saya minta Polres Serang segera menangkap pelaku,” pintanya sambil menahan tangis.

Dihubungi via telpon Kanit PPA Polres Serang Ipda Wawan Setiawan membenarkan adanya laporan dari orang tua Bunga (15) atas dugaan pencabulan terhadap anaknya. Namun demikian, pihak PPA masih menunggu hasil visum.

“Laporan sudah ada, tapi masih nunggu hasil visum. Pasti akan ditangani sesuai mekanisme, kita tunggu semua alat buktinya cukup, pasti akan segera kita laksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Lewilimus baik Kepala Desa maupun Sekdes Lewilimus belum memberikan tanggapan atas dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum staf Desa Lewilimus, keduanya belum menanggapi.

Namun informasi dari salah satu staf Desa Lewilimus yang berhasil dihubungi mengatakan dirinya baru sekedar mengetahui persoalan dugaan.  “Belum tahu, coba di hubungi saja Pak Kades atau Sekdes,” ujarnya.

Reporter: Wahid

Editor: Red1

Komentar Facebook

1 Comment

  1. Tolong segera ditangkap pelaku pencabulan di desa leuwilimus.karna pelaku seperti kebal hukum masih keluyuran dikampungnya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.