Harga Mahal, Dirut Food Land Wisata Agro Cikuda Bantah Tidak Perlu Direspon Masyarakat
BOGOR (KM) – Direktur Utama Food Land Wisata Agro di Desa Cikuda Kecamatan Parungpanjang Jo Youn menegaskan, teriakan masyarakat Parungpanjang di group Facebook Parungpanjang Society mengenai HTM (Harga Tiket Masuk), parkir kendaraan, dan harga jajajan mahal tidak perlu direspon (abaikan) saja.
“Saya pikir tidak butuh responnya pak,” bantah Jo Youn saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Kamis (12/1).
Saat wartawan kupasmerdeka.com hendak meminta konfirmasi lebih dalam, Jo Youn mengatakan tidak ada waktu untuk bertemu dan akan diberitahu selanjutnya.
“Maaf pak, tidak ada waktu hari ini, lain kali akan kabari ya, thanks, nanti saya diskusi dahulu dengan Pak Rahmat dulu ya,” kata Jo Youn.
Sementara itu, Camat Parungpanjang Icang Aliudin mengatakan, sesuatu hal itu harus disikapi dengan bijaksana dan dirinya sangat welcome kepada investor yang datang untuk membangun Parungpanjang.
“Sikapi hal ini dengan arif dan bijaksana, karena saya sangat welcome kepada investor yang datang untuk membangun Parungpanjang,” kata Icang Aliudin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (12/1).

Icang Aliudin mengimbau kepada masyarakat Parungpanjang, bahwa pembeli itu raja, jikalau merasa bangkut atau rugi jangan wisata atau jajan ditempat itu (Food Land Wisata Agro) akan tetapi di tempat lain.
“Saya mengimbau kepada masyarakat di Kecamatan Parungpanjang, jikalau merasa dirugikan atau mahal dalam berwisata dan jajan maka jangan wisata ke Food Land Wisata Agro Desa Cikuda, maka pilihlah tempat yang lain, karena saat ada jual beli pasti ada kesepakatan antara penjual dan pembeli, pembeli adalah raja, dan penjual tergantung kepada pembeli,” imbau Icang.
Sebelumnya, Akun Facebook “Udin Tabla” membuat postingan di group PPS (Parungpanjang Society) yang memiliki anggota 87.449 pada hari rabu kemarin 11 Januari 2023 dan postingan ini sudah ada hampir 1.000 komentar.

Menurutnya Food Land Wisata Argo Desa Cikuda itu mahal, dan ia meminta pengelola untuk dikaji ulang.
“Baru nyobain main kesini, ternyata serba mahal, HTM (Harga Tiket Masuk) per orang Rp. 10.000, parkir kendaraan Rp. 10.000, udah gitu jajananya mahal banget, masa minuman floridina coco Rp. 10.000, tolong dong untuk pengelola d kaji lagi, terima kasih,” pungkasnya.
Reporter: HSMY
Editor: Red1
Leave a comment