Memasuki Usia Ketiga, Yayasan Salwa Madina Segera Bangun Ponpes Tahfiz Quran di Tambun Bekasi

DEPOK (KM) – Yayasan Salwa Madina dalam waktu dekat kembali berencana melakukan pengembangan sektor pendidikan pondok tahfiz nya dengan membuka cabang baru di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut diungkapkan Ustad Felix Andhika selaku pendiri dan pimpinan Yayasan Salwa Madina dalam kesempatan wawancara dengan kupasmerdeka.com di Sekretariat Yayasan Salwa Madina, Jalan Dipo Kereta RT. 002/03 No.123, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Rabu (23/11).

Dalam paparannya, Ustad Felix mangatakan bahwa pihaknya kembali mendapat amanah dari seseorang yang bernama H. Dedi yang menghibahkan tanah wakaf seluas 2129 m2 di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi dan saat ini sedang dalam proses pengurusan berkas di notaris serta pengerjaan desain oleh tim arsitek.

“Insya Allah rencananya akan dibangun pondok pesantren tahfiz quran yang bisa menampung 100 santri tingkat SD, SMP, SMA untuk angkatan pertama. Jadi ini merupakan cabang ketiga setelah yang di Depok dan Cibinong, mohon doa, dukungan, dan bantuan semua pihak agar pembangunan dapat secepatnya terealisasi dan terlaksana dengan baik,” jelasnya.

Ustad Felix juga mengisahkan, bahwa tanah wakaf tersebut diperoleh dari seorang pengusaha yang awalnya ingin mewakafkan tanah seluas1000 m2, namun setelah berkunjung ke pondok tahfiz cabang Cibinong, pengusaha tersebut nampak antusias melihat keriuhan aktivitas santri, yang kemudian menjadi lebih tergerak dan menambah lagi lahan wakafnya hingga menjadi 2129 m2.

“Spontan begitu saja dan bilang sepertinya tidak cukup kalau cuma 1000 m2,” ungkapnya.

Adapun lokasinya tidak jauh dari kantor desa Sumber Jaya dan rencananya tanah wakaf tersebut akan dibangun masjid seluas 300 m2, areal pemakamam seluas 200 m2, dan selebihnya untuk pembangunan pondok/kamar santri, ruang belajar santri, MCK santri, sport center santri, kantor, tempat tinggal para ustad yang mengajar, dan areal parkir dengan total estimasi biaya anggaran pembangunan sebesar Rp4 milyar.

“Peletakan batu pertama diagendakan secepatnya setelah surat-surat diterima, mudah-mudahan akhir bulan ini sudah rampung semua. Adapun penerimaan siswa untuk angkatan pertama sejumlah 100 santri dengan komposisi 50 santri yang berbayar dan 50 santri yang tidak berbayar khusus untuk santri yatim dhuafa dan dari golongan keluarga yang tidak mampu,” ujarnya.

“Jadi yang tidak mampu itu ditopang/disubsidi silang dari.yang berbayar. Adapaun tenaga pengajar sebanyak 7 orang ustad, santri nya khusus utk tingkat SMP dan SMA, kalaupun SD minimal dari kelas 4 dan semuanya mukim di pondok,” terangnya.

Terkait anggaran pembangunannya, Ustad Felix mengatakan pihaknya masih akan melakukan metode penghimpunnam dana dari para donatur, termasuk melanjutkan program “koin gope’ yang sudah digerakkan sejak 2018 dan hasil sebelumnya sudah digunakan untuk menambah biaya pembangunan ruang dan pembebasan lahan untuk perluasan cabang Cibinong.

“Koin gope yang sudah terkumpul lagi hingga sekarang sepertinya cukup untuk beli 100 zak semen, jadi program “koin gope” ini akan kita teruskan,” imbuhnya.

Saat ini, pondok tahfiz yang berada di cabang Depok hanya menampung 10 orang santri khusus untuk anak-anak yatim piatu warga sekitar saja, tidak berbayar. “Sedang dibuatkan ruang untuk mukim nya, karena selama ini masih ngalong pulang pergi, insya allah dua pekan lagi sudah finishing dan santri sudah mulai bisa mukim,” jelasnya lagi.

Sementara itu, untuk pondok tahfiz cabang Cibinong Bogor seluas 350 m2, per agustus 2022 sudah berusia dua tahun dan saat ini mengasuh santri sebanyak 24 orang dengan tenaga pengajar 3 orang ustad. Kegiatan ponpes diakuinya semakin menggeliat pasca melewati masa covid, para santri juga semakin bersemangat dalam mempelajari murojaah, mutholaah, dan membaca kitab-kitab kurikulum lainnya.

“Apalagi setelah adanya ruang aula santri yang sudah dibangun diatas lahan 100 m2 yang prasasti peresmiannya ditandatangani langsung oleh Habib Rizieq Shihab di kediamannya pada 30 Agustus 2022 lalu,” ucapnya.

“Doa kan semoga Allah ridho dan terus mengirimkan orang-orang baik dan donatur untuk terus mendukung dan menopang kegiatan pondok tahfiz Salwa Madina ini,” pungkasnya.

Reporter : Sudrajat
Editor : HJA

.

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: