KPM Kartu Keluarga Sejahtera di Desa Wirana Pamarayan Ungkap Kena Pungutan “Uang Bensin” Rp50 Ribu Saat Pencairan

Kartu Keluarga Sejahtera

SERANG (KM) – Beberapa keluarga penerima manfaat (KPM) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Desa Wirana, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, melaporkan kepada KM bahwa pihaknya dipungut “uang bensin” sebesar Rp50 ribu oleh ketua kelompok.

Setelah KKS dikumpulkan oleh ‘Ketua Kelompok’, beberapa hari kemudian kartu tersebut dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing beserta uang bantuan sosial tersebut.

Salah satu warga mengatakan bahwa setiap pencairan, masing-masing dimintai “uang bensin” sebesar Rp50 ribu. “Yang tidak cair, kartu tersebut dikembalikan lagi kepemiliknya,” ucap salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya kepada kupasmerdeka.com pada Sabtu 13/8.

Hal tersebut dibenarkan oleh warga lainnya.  “Tanpa disaksikan oleh peserta KPM, pungutan dikoleksi oleh ketua kelompok, atas permintaan pendamping kepada para ketua kelompok agar dicairkan di rumah [seorang warga] berinisal MT,” terang warga lainnya.

Advertisement

Sementara itu, MT selaku pendamping PKH bersama para ketua kelompok mengaku hendak ke Cilegon pun untuk mengurus kartu peserta yang rusak.

“Kami tidak merasa mengkolektip kartu peserta KPM. Adapun benar itu hanya anggota yang kartunya rusak untuk diurus dan ada juga yang minta dibantu dicairkan karena tidak bisa sendiri, itupun lansia,” ungkap MT.

Reporter: Agus Subrata

Editor: Red1

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: