Antisipasi Peningkatan Kasus Stunting, Pemdes Lubuk Siri Ulu Gelar Sosialisasi “Rumah Desa Sehat”

BENGKULU SELATAN (KM)  — Pemerintah Desa Lubuk Siri Ulu, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, menggelar kegiatan sosialisasi Rembuk Stunting dan Rumah Desa Sehat (RDS) tingkat Desa Tahun 2022, Rabu 3/8.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Lubuk Siri Ulu Riki Astria, Camat Manna Turman Wabas, Kapolsek Manna IPTU Yevi Mulyadi, Babinkantibmas Amrizal, Babinsa, Kepala Puskesmas Kayu Kunyit Nenda Puryanti, perangkat desa, mahasiswa KKN dari Bengkulu, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Lubuk Siri Ulu menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan rembuk stunting dan RDS tingkat desa tersebut.

“Perlu untuk diketahui, kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek usianya,” jelasnya.

“Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia dua tahun,” paparnya.

Advertisement

Dalam kesempatan yang sama, Camat Manna Turman Wabas menyampaikan bahwa persoalan stunting pada anak memang harus menjadi perhatian dan diwaspadai semua pihak.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat menandakan bahwa nutrisi anak tidak terpenuhi dengan baik. Jika dibiarkan tanpa penanganan, stunting bisa menimbulkan dampak jangka panjang pada anak.

“Anak tidak hanya mengalami hambatan pertumbuhan fisik, tapi nutrisi yang tidak mencukupi juga mempengaruhi kekuatan daya tahan tubuh hingga perkembangan otak anak. Untuk lebih jelasnya, ada Tim Kesehatan yang membidangi,” pungkasnya.

Reporter : Adi Aboy

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: