IPSI dan DISPORAPAR Kabupaten Serang Gelar Festival Pencak Silat Jurus Kaserangan

SERANG (KM) – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Serang melalui Dinas Pemuda Olahraga Dan Pariwisata Kabupaten Serang menggelar acara festival Silat Jurus Kaserangan yang diselenggarakan di Pantai Florida Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Sabtu (16/7).

Menurut Medi Subandi selaku ketua pelaksana festival silat jurus Kaserangan, dirinya mengatakan bahwa di tahun 2022 ini festival dilaksanakan berkat kerjasama IPSI Kabupaten Serang dan Disporapar Kabupaten Serang sesuai dengan perintah Bupati Serang.

“Kegiatan ini sekaligus pelantikan pengurus IPSI Kabupaten Serang, dimana IPSI Kabupaten Serang pada hari ini dilantik dalam rangka penguatan dan pengukuhan organisasi,” ujarnya kepada kupasmerdeka.com (16/7).

Lebih lanjut Medi Subandi menjelaskan, bahwa kegiatan ini juga diiringi launching buku silat mulok kaserangan, karena dalam ajaran baru tahun ini, jurus silat kaserangan sudah harus masuk ke sekolah dan sudah menjadi pelajaran wajib untuk dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Serang.

“Ke depan, jurus silat kaserangan akan ada ke jenjang yang lebih tinggi, dan akan kami rumuskan kembali dengan jurus kaserangan kedua yang targetnya SMP sampai ke perguruan tinggi. Jurus kaserangan yang pertama ini jurus yang berbentuk tradisi, nanti ke depan ada yang berbentuk bela diri,” ungkapnya.

“Kalau ada sekolah SD dan SMP yang tidak mengikuti mulok jurus silat kaserangan kita akan koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Serang bahwa ada sekolah yang tidak mau mengikuti program mulok jurus silat Kaserangan, jurus silat Kaserangan ini sudah memiliki Hak Cipta pada tahun 2022 ini,” terang Medi.

Advertisement

Di tempat yang sama, Beni Kusnandar selaku Sekertaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (disporapar) Kabupaten Serang mengatakan, festival silat jurus kaserangan di tahun 2022 ini mulai dilaksanakan dan menjadi bagian Disporapar Kabupaten Serang untuk memberikan event-event tambahan, event alternatif untuk meningkatkan wisatawan di Anyer dan Cinangka.

“Tentunya kami berharap bahwa jurus silat Kaserangan ini menjadi bahan pembinaan festival ini, pembinaan untuk pesilat-pesilat di paguron, sehingga mereka sudah dua tahun ini berhenti dan saat ini ditampilkan kembali sehingga mudah-mudahan tidak lupa dan dapat mengembangkan jurus silat kaserangan tersebut,” tuturnya.

“Alhamdulillah jurus silat kaserangan sudah ditetapkan menjadi HAKCI ( Hak Cipta ) dan langsung penciptanya Ibu Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah, harus menjadi pemicu, dalam arti seluruh paguron bagaimana menjaga, melestarikan, dan mengembangkan untuk jurus silat kaserangan ini semakin berkembang, semakin maju, semakin tersosialisasikan di seluruh Kabupaten Serang, Provinsi Banten bahkan nasional,” lanjutnya.

“Buktinya tahun ini jurus silat kaserangan dengan segala keterbatasan bisa mengundang dari provinsi-provinsi lain dan Kabupaten/Kota yang lain di Provinsi Banten,” bebernya.

“Provinsinya memang tidak banyak baru DKI, Jabar, dan Lampung, tapi ini sudah memperlihatkan perkembangan yang luar biasa di mana peserta dari DKI, Jabar, dan Lampung harus menampilkan silat Kaserangan sehingga ini menjadi bahan, menjadi akar bagaimana silat Kaserangan ini bisa dikenal di nasional,” tutupnya.

Reporter : Acun,s
Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: