PERPANI Papua Optimis Tim Panahan Indonesia Akan Tampil Memuaskan di SEA Games Vietnam
JAKARTA (KM) – Tim Panahan Indonesia untuk Sea Games 2022 telah tiba di Vietnam sejak Jumat sore (13/4) dalam kondisi baik namun sedikit lelah karena perjalanan Jakarta–Vietnam yang harus melewati transit selama 2 jam di Singapura.
Hal tersebut disampaikan oleh Manejer Tim, Ary Koeswiranto, Sabtu 14/5.
Tim panahan Indonesia beranggotakan 15 orang terdiri dari 10 atlit, 4 pelatih dan 1 manajer tim. Tambahan 3 orang tim pendukung yang terdiri dari pelatih, strength & conditioning serta teknisi akan menyusul bergabung dengan biaya mandiri.
Skuad Timnas menginap di Grand Plaza Hotel yang terletak sekitar 45 menit dari venue panahan selama berlangsungnya pesta olahraga multi event negara-negara Asia Tenggara ke-31 itu berlangsung.
Sebelum berangkat ke Vietnam, atlit dan pelatih menjalani tes PCR dan hasilnya negatif. Tim dilepas oleh Pengurus Besar Panahan Indonesia Jumat 13/5 dinihari di Hotel Aryaduta Suite.
“Kondisi atlit baik-baik saja walaupun melewati perjalan yang cukup melelahkan Jakarta-Vietnam, setelah istirahat sejenak kita langsung lakukan latihan ringan pengenalan venue,†tegas Ary.
Ary berharap para atlit bisa tampil lepas dan bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia.
Jadwal pertandingan cabang olahraga panahan baru akan dimulai Sabtu 14/5 diawali dengan official practice dan equipment inspection, dilanjutkan dengan team manager meeting.
Pada Sea Games XXXI Vietnam, Indonesia menurunkan 10 pemanah yang terdiri dari 7 pemanah putra dan 3 pemanah putri. Mereka yang terpilih mayoritas adalah penghuni Pelatnas Olimpiade Paris 2021. Wajah baru yang mendapat kesempatan turun di ajang Sea Games Vietnam, Pande Putu Gina Putri Arista (Recurve Putri) dan Hendika Pratama Putra (Compound Putra).
Tim Panahan Indonesia kali ini didominasi beberapa atlit muda yang masih minim jam terbangnya di kancah internasional. Keberanian PB PERPANI menurunkan atlit-atlit muda mendapat apresiasi dari Ketua Pengrov PERPANI Papua, Juliana J. Waromi.
“Sesuai desain besar olahraga nasional, Sea Games kan hanya sasaran antara, target kita Olimpiade. Untuk itu saya apresiasi keberanian PB PERPANI menampilkan atlit muda di ajang multi event Sea Games kali ini,†tegas Julian Waromi.
“Sebagai Ketua Panahan Papua, kami bangga karena ada dua atlit Papua dalam Timnas Sea Games. Untuk itu saya hadir disini memberikan semangat bagi Rezza dan Gina. Ini untuk pertama kalinya mereka tampil di Sea Games. Harapan masyarakat Papua, semoga mereka bisa tampil baik, jika berhasil tentunya kami bangga karena inilah kontribusi dari Panahan Papua untuk Indonesia,” tegas Mama Juli begitu dia disapa saat mengantar atlit di Bandara Soekarno Hatta.
Walaupun tidak diperkuat sejumlah atlit senior seperti Diananda Choirunnisa, Hendra Purnama, Titik Kusumawardani, M.Hanif Wijaya, peluang Indonesia untuk mendulang medali masih terbuka.

“Kita masih optimis untuk divisi recurve yang menjadi andalan kita, disana masih ada trio pemanah putra Olimpiade Tokyo, Riau Ega, Alviyanto Bagas Prastyadi, Arief Dwi Pangestu dan Rezza Octavia. Kita berharap 2 medali emas dari recurve dan 1 medali emas dari compound, kalau meleset 2 medali emas sudah bagus, karena kali ini kita turun tidak full team†tegas Mama Juli.
“Bicara peluang, kita bicara data. Jika pada saat kejuaraan dunia yunior dan World Cup Stage 1 Turkey mereka bisa mengimbangi pemanah ranking atas dunia, saya optimis di Sea Games kita akan mencatat hasil yang positif,” harapnya.
Dari total 10 pemanah yang dipersiapkan PB PERPANI, 6 orang di antaranya merupakan wajah lama yang pernah memperkuat Indonesia di event internasional, yakni Riau Ega Agata Salsabila, Arief Dwi Pangestu, Alviyanto Bagas Prastyadi (Recurve Putra), Rezza Octavia (Recurve Putri), Prima Wisnu Wardhana (Compound Putra), Sri Ranti (Compound Putri). Sedangkan 4 wajah baru adalah Lisnawanto Putra Aditya (Recurve Putra), Pande Putu Gina Putri Arista (Recurve Putri), Deki Adika Hastian, Hendika Pratama Putra (Compound Putra).
Reporter: Red
Leave a comment