Usai Tarawih Pertama, Bima Arya Pimpin Pawai Obor di Tanah Sareal

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) – Wali Kota Bogor Bima Arya bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), MUI dan DKM Kota Bogor melaksanakan salat tarawih pertama Ramadan 1443 H di Masjid At-Taqwa, Tanah Sareal, Sabtu 2/4 malam.

Antusias warga menyambut Ramadan sangat terlihat dalam tarawih yang dipenuhi jamaah. Shaf boleh rapat, kapasitas pun dibuka 100 persen, namun tetap diingatkan untuk menggunakan masker.

“Alhamdulillah kita jemput bulan Ramadan dengan situasi yang semakin baik, data-data menunjukan situasi baik. Masjid sudah bisa 100 persen,” ungkap Bima Arya usai tarawih.

“Kita imbau kepada warga, walau sudah normal, tarawih sudah seperti biasa, tapi belum ada instruksi untuk membuka masker, tetap berhati-hati dan prokes,” tandasnya.

Bima menambahkan, pada Ramadan ini juga Satgas Covid-19 Kota Bogor terus gencar mengakselerasi vaksinasi, khususnya booster sebagai syarat untuk bisa mudik Lebaran nanti.

“Kita akan terus meningkatkan vaksinasi booster. Stoknya sudah datang lagi, Insya Allah aman. Kita kejar target untuk masa mudik. Sehingga warga Bogor yang akan mudik sudah di booster semua,” ujar Bima.

Pawai Obor menyambut Ramadan di Kota Bogor juga diisi dengan pawai obor sebagai simbol kebersamaan dan suka cita. “Inilah simbol kebersamaan kita, inilah kebesaran dari Allah SWT yang mengizinkan kepada kita untuk merayakan kebersamaan pada kita,” kata Bima.

Advertisement

Dalam sambutannya Bima Arya mengatakan, lebih dari dua tahun masyarakat mengalami kondisi pandemi. “Kalau hari ini kita bisa berkumpul seperti ini, kalau malam ini kita bersama-sama menunaikan ibadah salat tarawih, alau malam ini kita berjalan kaki dari At Taqwa ke Baitur Ridwan, bersama-sama, beramai-ramai, itu hanya karena atas takdir Allah SWT. Itu karena kehendak Allah,” terang Bima.

“Dengan kebersamaan, dengan kesabaran, dengan kerjasama kita semua. Unsur TNI/Polri, ulama, kyai, warga masyarakat, camat, lurah, RT, RW, DKM semuanya, Alhamdulillah di Kota Bogor situasi aman terkendali. Sehingga besok kita memasuki, menjemput bulan barokah, bulan suci Ramadan dengan suka cita, dengan gembira dan kebersamaan, dan seperti biasa,” pungkasnya.

Pawai obor sendiri diikuti ratusan orang yang terdiri dari ulama, santri dan warga setempat dengan menempuh jarak pawai sekitar 3 kilometer. Selama perjalanan, massa mengumandangkan sholawat dan lantunan lagu tentang Ramadhan.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: