D’kandang Amazing Farm Jadi Obyek Wisata Edukasi Idola bagi Warga Depok

DEPOK (KM) – Saat ini di Indonesia hampir di setiap daerahnya memiliki wisata khas yang memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Begitupun dengan Kota Depok, salah satu objek wisata di Kota Depok yang banyak digandrungi oleh wisatawan adalah D’kandang Amazing Farm, yang berlokasi di Jl. Penarikan, RT 01/ RW 02, Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

D’kandang Amazing Farm yang berdiri sejak November 2015, bermula dari sebuah peternakan hingga terbentuklah wisata yang menyuguhkan wahana-wahana yang menarik dan edukatif.

“Sebelum kita buat wisata seperti ini, ini awalnya peternakan, awalnya kita buat breeding, penggemukan, tanaman hias, lalu dengan produk dairynya kita buat pengolahan susu, akhirnya dari 2011 itu banyak sekolah-sekolah yang mau belajar peternakan seperti apa. Dan akhirnya pada November tahun 2015 baru kita grand launcingnya D’kandang,” jelas Kiswanto, Manager D’kandang kepada Kupasmerdeka.com, Minggu, 13 Februari 2022.

“Kami punya konsep, fresh food, from farm, for family. Jadi kita yang berkunjung di D’kandang ini, kita harapkan dan kita berikan edukasi bagaimana dari hulu ke hilir, peternakan, pertanian, prosesnya seperti apa sampai di atas meja,” tambahnya.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke D’kandang, untuk tiket masuknya akan dikenakan tarif Rp.18.000 untuk hari kerja, dan Rp.20.000 untuk hari libur. Tiket masuk ini nantinya dapat ditukarkan dengan ice cream. Sedangkan untuk menikmati berbagai wahana yang ada, akan dikenakan tarif yang beragam sesuai dengan wahananya. 

Wahana yang tersedia di D’kandang diantaranya, menyusui Cempe, bertarif Rp.20.000, berkuda Rp.25.000, Pakan Ternak Rp. 20.000, Istana Balon Rp.20.000, Kids Corner Rp.20.000, Flying fox Rp.25.000, Archery Rp.25.000, sewa sepeda kecil Rp.20.000, sewa sepeda besar Rp.30.000, Farm race Rp.25.000, ATV Rp.35.000.

Dari semua wahana yang tersedia, Kiswanto menyebutkan bahwa wahana yang menjadi unggulan dan banyak diminati pengunjung di D’kandang adalah berkuda.

Advertisement

Adapun fasilitas umum yang disediakan D’kandang diantaranya, mushola, toilet, dan terdapat pula restoran. Selain itu D’kandang juga menyediakan oleh-oleh yang menjadi ciri khasnya, seperti, susu dan yoghurt, produk tersebut merupakan hasil olahan dari peternakan D’kandang.

“Kita mempunyai brand sendiri, disini namanya Safari Milk untuk produk dairy kita, sampai detik ini kita tidak menggunakan bahan pengawet,” terang Kiswanto.

Kiswanto menjelaskan dalam situasi pandemi seperti saat ini, guna mencegah penyebaran virus covid-19, D’kandang mengurangi jumlah pengunjung dengan batas maksimal 2000 orang perhari, yang sebelumnya mencapai 5000 orang.

“Awalnya kita sehari bisa 5000 orang, jadi saat ini paling banyak 2000 orang untuk pengunjung orang, untuk grouping juga biasanya kita bisa sampai 700 siswa, sekarang maksimal 200 siswa,” jelasnya.

Menurut para pengunjung, tarif wisata D’kandang relatif murah, selain tarif yang murah, wisata ini juga dapat mengedukasi.

“Kesan pertamanya bagus, luas juga kan tempatnya, terus juga bisa mengedukasi anak tentang hewan-hewan, tiketnya termasuk murah, karena pernah juga ke tempat lain lebih mahal,” ujar Nida salah satu pengunjung D’kandang.

Dewi, pengunjung lainnya, berharap agar wahana di D’kandang bisa diperbanyak lagi.

Dalam kesempatan wawancara tersebut, Kiswanto berharap dengan adanya D’kandang yang menyuguhkan berbagai wahana edukasi tentang peternakan dan pertanian, para pengunjungnya dapat lebih menghargai para peternak dan petani.

“Ketika orang berkunjung kesini, orang menghargai peternak, menghargai petani yang ada di Indonesia, minimal untuk anak-anak melupakan sejenak gadget dan dapat berinteraksi dengan hewan-hewan yang di D’kandang,” pungkasnya.

Reporter : Elok, Alfa

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: