Rumah Kader Muhammadiyah Musnamar Resmi Dibuka, Diharapkan Maslahat Bagi Umat

BOGOR (KM) – Keberadaan rumah kader Muhammadiyah Musnamar Kota Bogor yang berlokasi di Kecamatan Bogor Barat, tepatnya berdekatan dengan kampus IPB University, diharapkan bisa melahirkan kader bangsa.

Demikian dikatakan Ketua PDM Kota Bogor, Madropi, dalam sambutan peresmian Rumah Kader Musnamar Persyarikatan Muhammadiyah dan Resepsi Milad Muhammadiyah 109, Sabtu (19/11).

Madropi juga mengatakan, Tri kader Muhammadiyah di antaranya kader Islam, Persyarikatan dan Bangsa. “KH Ahmad Dahlan mendidik Ki Bagus Hadikusumo dan figur penting di dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) serta Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI),” jelas Madropi.

“Para tokoh nasional berasal dari keluarga besar persyarikatan Muhammadiyah, Bung Karno pernah menjadi pengurus Muhammadiyah di Bengkulu, Pak Harto pernah sekolah di Muhammadiyah, Jenderal Besar Sudirman guru di Muhammadiyah dan aktif di HW,” beber Madropi.

Ia juga menyatakan, Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang berdasarkan Al Qur’an dan As-sunah.

Madropi menjelaskan, dalam surat Ali Imran ayat 110, Allah menjelaskan ada tiga syarat untuk menjadi umat terbaik. Tiga syarat utama untuk menjadi umat terbaik adalah amar ma’ruf, nahi munkar, dan beriman kepada Allah SWT. Umar bin Khattab RA sebagaimana diriwayatkan Ibnu Jarir at-Thabari mengatakan, “Siapa yang ingin meraih keistimewaan ini, hendaklah dia memenuhi syarat yang ditetapkan Allah itu.”

Advertisement

“Surat Ali Imron Ayat 110 diperkuat surat Ali Imran ayat 104: Hendaklah ada di antara kamu (atau setiap orang di antara kamu) menjadi bagian dari sekelompok umat yang mengajak pada kebajikan, menyuruh pada yang makruf, dan melarang yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung,” lanjutnya.

Sementara itu, Muhammad Yunus, Ketua Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) menuturkan, harapan besar dari peresmian rumah kader ini, yakni agar kedepan bisa berkolaborasi atau melaksanakan program-program yang maslahat untuk solusi umat dan masyarakat sekitar.

“Ya rumah kader ini agar dapat bermanfaat bagi umat dan masyarakat,” ujar Yunus.

Adapun pihak keluarga yang mewakafkan tanah untuk rumah kader Muhammadiyah Musnamar, Effi Ismawati Musnamar menyatakan rasa haru dan bahagianya.

“Niat kami untuk mewakafkan tanah bisa terlaksana. Ayah kami Musnamar Guru Besar Universitas di Yogyakarta dan pernah belajar di Mualimin Yogyakarta. Nama Musnamar bisa disematkan di rumah pengkaderan. Saat ini sudah ada empat generasi Musnamar,” tegasnya.

Reporter : Ki Medi

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: