Pub M-One Karaoke Diduga Tidak Berizin, Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Pilih Bungkam

DPRD Kota Batam bungkam saat dikonfirmasi judi dengan modus karaoke

BATAM (KM) – Karaoke dikenal sebagai tempat untuk hiburan dan dilakukan oleh orang-orang yang gemar dalam bernyanyi, dan lokasinya pun mesti mendapatkan izin dari dinas terkait.

Salah satu tempat karaoke yang berada di wilayah Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, tepatnya di kawasan Harbour Bay Mall, KTV & Pub atau karaoke M-ONE, ternyata juga menjadi tempat praktek perjudian bola pingpong.

Praktek perjudian dengan modus karaoke ini memberikan kepuasan tersendiri bagi pelanggannya dengan menyediakan fasilitas KTV, lounge, pub dan juga dilengkapi dengan alat-alat permainan bola yang digunakan untuk berjudi yang menjanjikan keasyikan dalam bermain dan keuntungan yang besar jika menang.

Dari investigasi bersama tim media, ditemukan benar adanya kegiatan perjudian jenis bola pingpong pada Rabu 29/9 lalu. Tempat permainan bola pingpong ini sangat eksklusif karena berada dalam ruangan VIP dengan layar khusus yang terhubung di dalam ruangan.

Pertama-tama, petugas resepsionis menyambut dan menawarkan room yang harus disewa oleh para tamu dengan harga yang bervariasi mulai dari harga yang termurah Rp500.000, satu juta rupiah atau lebih.

Setelah awak media menyewa room tersebut, karyawan masuk ke dalam room karaoke dan menjelaskan bahwa permainan bola pingpong dimulai dari pukul 16.00 hingga sampai jam 03.00 pagi. Kemudian wasit (petugas) memberikan tiket yang harus dibeli untuk bermain judi bola pingpong.

“Harga tiket bervariasi dari mulai 50.000, 100.000, 500.000 sampai 1.000.000,- ke atas. Untuk pertarungan pasangan dimulai dari nomor 01 sampai 24 dan setiap  nomornya harus bertaruh pasangan minimal 10.000 dan kelipatannya. Begitulah aturan cara mainnya bang,” kata salah seorang petugas atau wasit.

Advertisement

“Jika nomor pesanan tersebut keluar, dapat dilihat dalam monitor ruangan tersebut,” katanya singkat

“Setiap hasil kemenangan dari pemasangan nomor yang keluar dan berhasil ditebak, akan mendapatkan uang dalam bentuk tiket yang berbeda-beda pula variasinya, mulai dari pemasangan Rp10.000 maka akan mendapatkan hadiah sebesar Rp220.000 jika pasangan Rp100.000 maka akan mendapatkan Rp2.200.000. Begitu kelipatan untuk seterusnya,” lanjutnya.

“Sesuai keinginan nomor berapa dan jumlah pasangan yang akan kita pasang untuk di pertaruhkan. Setelah itu kita menunggu beberapa menit kemudian sesuai waktu yang sudah ditentukan dalam setiap putarannya,” tutupnya.

Salah satu narasumber yang tidak ingin disebut namanya mengatakan bahwa karaoke ini sudah lama beroperasi dengan permainan bola pingpong juga.  “Kalau kita pak cukup tahu aja dan enggak bisa memberikan informasi banyak, yang jelas kalau semuanya diam, berarti ada apa? Bukan apa adanya,” tutupnya sambil tertawa.

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam yang membidangi tentang perizinan, saat dimintai keterangan melalui pesan singkat, hingga berita ini ditayangkan tidak membahas. Pihak Polda Kepri dan Polresta Barelang juga belum menanggapi dugaan usaha ilegal perjudian bermodus karaoke ini.

Reporter: Simon

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: