Organisasi “Leuit Jajaka” Lakukan Gerakan Kemanusiaan Milenial Peduli

Organisasi Leuit Jajaka menggalang aksi kemanusiaan saat PPKM Darurat

BOGOR (KM) – Kelompok pemuda yang tergabung dalam organisasi “Leuit Jajaka” menggalang aksi kemanusiaan, melihat situasi serta kondisi yang terjadi di tengah keberlangsungan PPKM Darurat. Dalam masa-masa sulit ini, Leuit Jajaka menggelar diskusi online untuk memunculkan ide serta konsep untuk membantu meringankan masyarakat dalam menghadapi PPKM.

Koordinator Lapangan Agung Prayoga mengatakan, data terbaru sampai tanggal 17 Juli 2021, untuk kasus baru covid-19 di Kota Bogor menembus angka 51.952. “Oleh karena itu kami sebagai kelompok muda mendorong masyarakat melaksanakan gotong royong untuk menekan penyebaran covid-19 di Kota Bogor,” katanya.

“Salah satu cara yang kami lakukan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan melakukan pengumpulan donasi minyak jelantah yang kita akan jadikan sembako, untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak covid-19, yang dikumpulkan di sekretariat Leuit Jajaka,” ungkap Agung kepada awak media, Senin 19/7.

“Setidaknya ini bisa membantu masyarakat untuk tetap di rumah dan punya bahan pokok untuk menghadapi masa PPKM yang sedang berlangsung,” tambah Agung.

Advertisement

Agung juga menyampaikan alasan dasar pihaknya menerapkan konsep pengumpulan minyak jelantah.

“Karena saat menganalisa permasalahan berujung kepada perekonomian, dan kami berfikir minyak jelantah dimiliki oleh semua masyarakat, oleh karena itu mereka bisa berkontribusi untuk saling membantu dengan menyumbangkan minyak jelantah,” terangnya.

“Alhamdulillah pada gerakan kemanusiaan ‘Milenial Peduli Jilid 1’, kita sudah bisa membagikan hampir kurang lebih 50 paket sembako, yang kita bagikan langsung kepada masyarakat yang terdampak covid-19,” jelasnya.

“Dan kami akan terus melakukan pengumpulan minyak jelantah serta botol bekas, untuk terus kami jadikan sembako, yang akan kita bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Agung.

Terakhir, lanjut Agung, pihaknya mengapresiasi kinerja Pemkot Bogor yang “selalu berjuang” hingga turun langsung mengawasi. 

“Menjenguk warga isolasi mandiri (isoman) dan membantu logistik di masa PPKM ini, serta mengingatkan masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan covid-19,” pungkas Agung.

Reporter: Ki Medi

Editor: MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: