Minta “Seikhlasnya”, Petugas Uji KIR Kendaraan Dinas Perhubungan Purworejo Minta Sepuluh Ribu Rupiah

Papan Pajangan, Petugas tetap meminta uang stiker seiklasnya minimal 10 ribu

PURWOREJO (KM) – Ketidakjelasan mengenai ketentuan biaya pengujian kendaraan bermotor atau Uji Berkala kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo membuat para pemilik dan supir mobil penumpang umum, bus dan mobil angkutan barang merasa resah.

Uji KIR dilakukan setiap enam bulan sekali. Namun ketidaknyamanan terjadi ketika petugas yang memasang stiker barcode meminta imbalan “seikhlasnya” atau sukarela kepada para supir, setelah mobil mereka lulus Uji Berkala.

Beberapa supir dan pemilik mobil yang melakukan uji KIR mengatakan bahwa permintaan imbalan seikhlasnya termasuk pungli. “Saya dimintai seikhlasnya oleh petugas tapi begitu saya kasih Rp4.000, petugas tersebut tidak mau menerimanya. Katanya biasa dikasih Rp10.000,” kata salah satu supir, Senin 14/6.

Lain halnya dengan jenis mobil, biasanya pungli biaya stiker ini mematok minimal Rp10.000, namun untuk mobil yang lebih besar atau bus bisa lebih.

“Bukan kami tidak ikhlas memberi tapi sudah jelas-jelas terpampang di parkiran Pengujian Dinas Perhubungan Purworejo ada tulisan ‘Mohon Tidak Memberi Imbalan Apapun Kepada Petugas’ tapi pada kenyataannya justru petugas pengujinya yang meminta imbalan seikhlasnya kepada para supir yang mobilnya di KIR,” jelasnya.

Advertisement

“Kalau memang uang yang diminta termasuk biaya retribusi dan biaya admin, kenapa tidak sekalian dibayarkan pada saat pendaftaraan, masuk dalam kuitansi pembayaran?” tambahnya.

“Kami sebagai supir merasa aneh dan curiga kalau semua ini adalah pungutan liar (pungli) oleh petugas lapangan di Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo dan kami pun tidak tahu uang tersebut masuk ke mana,” tegasnya.

“Kami para supir, minta kepada para pejabat Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo untuk menertibkan dan menindaklanjuti keresahan para supir kepada petugas nakal di tempat pengujian Uji Berkala Kendaraan Bermotor,” harapnya.

“Tentu kami akan bayar dan mentaati  semua aturan yang sudah ditentukan. Asalkan semuanya jelas dan transparan serta tidak membebani para supir, kita akan ikuti aturan,” ucap NE, salah seorang supir yang mengikuti  KIR mobil penumpang umum pada hari Senin, 14/6/2021.

Belum ada tanggapan petugas ketika dikonfirmasi untuk apa pungutan “seikhlasnya” tersebut.

Reporter: Evie

Editor: MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: