Demi Melampiaskan Nafsu Bejatnya, Pria Tega Mencabuli Dua Anak Tirinya

INDRAMAYU (KM) – Aksi pelecehan seksual seorang lelaki kepada dua anak tirinya kembali terjadi, kali ini peristiwa tersebut dialami oleh Y dan W yang mengaku diperlakukan tidak senonoh oleh ayah tirinya sendiri.

Kepada Kupasmerdeka.com, Y mengaku peristiwa tidak pantas yang dilakukan ayah tirinya tersebut mulai terjadi pada tahun 2017. Saat itu Y yang sedang rebahan di sofa mengatakan ia didatangi ayah tirinya yang bernama Kurma kemudian mencium dirinya hingga adu bibir. Saat itu Y mengaku berontak lalu kabur masuk kamarnya.

Peristiwa tersebut menurut penuturan Y adalah kejadian yang pertama dan kebetulan saat itu ibunya yang bernama Nuraeni sedang dalam keadaan sakit dan perlakuan ayah tirinya pada waktu itu tidak dipermasalahkan. Namun, upaya pelecehan seksual kembali terjadi untuk kedua kalinya. Saat itu Y yang baru memotong rambut sedang beraktivitas masak di dapur sambil berdiri. Namun, tiba-tiba ayah tiri nya menghampiri dan langsung mencium leher Y dari belakang sambil mengucapkan rayuan, lagi-lagi Y mengaku berontak dan langsung menghindari Kurma.

Selain tinggal bersama ibu dan ayah tirinya, Y juga ditemani adiknya perempuannya berinisial W yang masih berumur 13 tahun yang ternyata juga menjadi sasaran perilaku menyimpang ayah tirinya.

“W awalnya minta duit ke ibu Nuraeni, namun diarahkan untuk minta ke Kurma, namun W malah dibopong Kurma ke ruangan dan didudukkan ke bangku, lalu tangan ayah tirinya itu beraksi meremas remas payudara dan kemaluan W sehingga W berontak sambil menangis dan kabur menghindar,” terang Y, Senin 7/6.

Advertisement

Terbongkarnya kejadian tersebut ketika Y pulang dari sekolah mendapat pengaduan dari adiknya W yang menceritakan bahwa ayah tiri mereka telah melakukan pelecehan seksual tersebut.

Y pun mengaku merasa kesal dan tidak tinggal diam lalu mengadukan peristiwa yang dialami adiknya tersebut kepada ibunya, namun Y justru tidak mendapat pembelaan dari ibunya yang justru malah meminta dirinta agar berdamai saja.

Karena kecewa, maka kedua kakak beradik itu kabur dari rumah untuk menemui ayah kandungnya yang bernama Wasmin di Desa Patrol Baru dan mengadukan kejadian yang mereka alami sambil menangis.

Selama kabur dari rumahnya, Y dan adiknya menginap beberapa hari di rumah pamannya (kakak dari ayah kandungnya), dan 5 hari setelah Idul Fitri, mereka diantar Edi (kakak sepupunya) pulang ke rumah Nuraeni untuk mengambil pakaian salin sehari-hari. Saat itu, Edi merasa gemas dan tidak tinggal diam serta langsung menginterogasi Kurma disaksikan Nuraeni.

Saat diinterogasi itulah, Nuraeni mendengarkan langsung pengakuan suaminya (Kurma) atas perbuatan cabulnya kepada kedua anaknya tersebut.

Reporter: Arifin S
Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: