Pemerintah tidak Siapkan Stimulus, Larangan Mudik Bikin Pengemudi dan Pengusaha Angkutan Terancam Gulung Tikar

PURWOREJO (KM) – Ketua DPC Organda Kabupaten Purworejo Wahyu Muji Mulyana berharap demi kelangsungan usaha para pengemudi, khususnya di Kabupaten Purworejo, seharusnya pemerintah mau memperhatikan nasib mereka. Hal ini dikatakannya di Purworejo pada Kamis 15/4.

“Apalagi adanya aturan larangan mudik untuk masyarakat, di mana momen sangat ditunggu-tunggu para pengemudi dan pengusaha angkutan, maka jelas hal ini membuat para pengemudi dan pengusaha angkutan makin menjerit,” keluhnya.

“Setidaknya pemerintah berpikir dan memperhatikan kelangsungan hidup para pengemudi dan pengusaha angkutan dengan memberikan bantuan atau BLT untuk mengganti kerugian tersebut,” ujarnya.

Agar para pengemudi tidak beralih profesi, Wahyu mengaku sangat berat atau tidak ada trik lain untuk mengatasi masalah seperti ini. Tidak hanya para pengemudi yang menjerit dan terpuruk, para pengusahapun terancam gulung tikar dengan kondisi seperti sekarang ini.

Advertisement

“Organda hanya minta kepada pemerintah baik pusat maupun daerah untuk memperhatikan nasib pengusaha angkutan maupun pengemudi resmi agar supaya bisa bangkit kembali serta menindak tegas angkutan ilegal yang mulai marak di masa pandemi ini,” harapnya.

Sebagai salah satu pengusaha angkutan, Wahyu juga berharap pemerintah mau dan bersedia mempertimbangkan kembali larangan mudik demi nasib semua pelaku transportasi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo Boedi Hardjono yang dimintai konfirmasi soal hal ini belum memberikan tanggapan apapun perihal terkendalanya usaha angkutan dan nasib
pengemudinya.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: