Presma STKIP Bogor Jadi Ketua Presnas BEM PTM Zona III

Ketua Presidium Nasional (Presnas) BEM Zona III Periode 2021-2022 Hendi saat serah terima jabatan (stock)
Ketua Presidium Nasional (Presnas) BEM Zona III Periode 2021-2022 Hendi saat serah terima jabatan (stock)

BOGOR (KM) – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (BEM PTM) Zona III (DKI, Jawa Barat dan Banten) menyelenggarakan Silaturahmi Wilayah (Silatwil) di Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) selama tiga hari pada tanggal 10-13 Februari 2021.

Kegiatan ini merupakan agenda satu tahun sekali, sekaligus menetapkan Hendi Presiden Mahasiswa (Presma) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bogor, sebagai Ketua Presidium Nasional (Presnas) BEM PTM Zona III periode 2021-2022.

Acara tersebut mengangkat tema “Semangat Kolaborasi Pulihkan Indonesia” dan dihadiri oleh 18 kampus perguruan tinggi Muhammadiyah yakni STKIP Muhammadiyah Bogor, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Univ Muhammadiyah Cirebon, Univ Aisyah Bandung, STIKES Muhammadiyah Kuningan, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya, STAIDA Muhammadiyah Garut, STAIM Muhammadiyah Garut, Universitas Muhammadiyah Tangerang, STTM Muhammadiyah Tangerang, Universitas Muhammadiyah Banten, Poltekes Muhammadiyah Banten, STTF Muhammadiyah Banten, Universitas prof Hamka, Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Institut Teknologi Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta.

Advertisement

Selaku Ketua Presidium Nasional BEM PTM Zona III, Hendi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya. “Walau adanya dinamika dalam proses perjalanan persidangan soal membawa gagasan, saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang teman-teman berikan kepada saya untuk menahkodai BEM PTM Zona III ini,” ungkap Hendi, Sabtu 13/2.

Dengan amanah baru ini, ia mengajak semua kampus Muhammadiyah yang ada di Zona III untuk saling bersinergi.

“Saya mengajak kepada seluruh BEM PTM Zona III yang terdiri 26 kampus, mari kita berkolaborasi dan sinergi untuk serta memasifkan gerakan mahasiswa perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mengawal persoalan kebangsaan dan primordial,” pungkas Hendi.

Reporter: Ki Medi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*