Pemuda Muhammadiyah Tanjungbalai Kecam Tuduhan Radikal Terhadap Din Syamsuddin

Riswan Mustani, ketua Pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tanjungbalai (dok. KM)
Riswan Mustani, ketua Pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tanjungbalai (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Kontroversi terkait dilaporkannya Prof. Din Syamsuddin oleh Gerakan Anti Radikalisme (GAR) ITB ke Komisi ASN (KASN) merambat hingga ke daerah, tak terkecuali Kota Tanjungbalai.

Din Syamsuddin yang dikenal sebagai tokoh besar Muhammadiyah mendapat pembelaan dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Kokam Kota Tanjungbalai, Riswan Mustani. Menurutnya, tuduhan GAR ITB itu adalah tuduhan yang mengada-ada. Hal ini disampaikan kepada wartawan senin 15/2.

“Saya pikir tuduhan yang dialamatkan kepada Pak Din dengan mengatakan radikal apalagi sudah dilaporkan kepada aparat adalah tuduhan yang mengada-ada dan tidak mengenal track record Pak Din Syamsuddin, bagaimana Pak Din Syamsuddin berkiprah di kancah nasional dan internasional. Beliau pernah menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah selama dua periode 2005-2015, selama ini juga Pak Din Syamsuddin dikenal fokus dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Beliau juga aktif dan menjadi penggerak di berbagai organisasi internasional dalam rangka perdamaian dunia dan dialog antar umat beragama yaitu sebagai moderator Asian Conference of Religion for Peac

Advertisement
e (ACRP),” katanya.

Menurutnya lagi, kredibilitas Din Syamsuddin “sangat bertolak belakang” dengan penilaian dari GAR ITB.

Din Syamsudin juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pernah diangkat oleh Presiden Joko Widodo sebagai utusan khusus Presiden untuk Dialog dan kerjasama antar agama dan peradaban.

“Apabila GAR ITB tidak meminta maaf, maka kami menunggu instruksi dari PP Pemuda Muhammadiyah agar seluruh kader Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM se Indonesia bergerak melaporkan GAR ITB ke ranah hukum, atau membuat perhitungan dengan oknum-oknum yang ada di GAR ITB itu,” tegasnya.

Reporter: KM Tanjungbalai
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: