Pemkot Bogor Dukung Sentra Kuliner Malabar Jadi Penyempurna Penataan PKL

Peletakan batu pertama Sentra Kuliner Malabar, Kamis 25/2/2021 (dok. KM)
Peletakan batu pertama Sentra Kuliner Malabar, Kamis 25/2/2021 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Dengan menggandeng Mayora Group, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor membangun Festival Sentra Kuliner Malabar hingga 113 booth. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim pada Kamis 25/2.

Pembangunan booth Festival Sentra Kuliner Malabar diklaim sebagai “solusi konkret” dalam penataan PKL di Jalan Malabar, yang juga merupakan bagian dari program prioritas Wali Kota, yakni membangun satu sentra kuliner di setiap kecamatan.

Regional Sales Manager Mayora Group Agus Putro mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan vendor, rencana tersebut bisa dimulai.

“Alhamdulilah hari ini terlaksana peletakan batu pertama, setelah sebelumnya sudah berkoordinasi lalu diberikan arahan oleh Wakil Wali Kota, Lurah Tegal Lega, LPM dan Camat,” ungkap Agus usai acara.

Menurutnya, pembangunan tersebut akan dilakukan dua tahap. Untuk tahap pertama dibangun 54 booth yang ditargetkan selesai Mei 2021. Tahap kedua akan dilaksanakan setelah pembangunan tahap pertama selesai. “Untuk tahap dua, ditargetkan selesai Juni 2021,” kata Agus.

Untuk teknis pengerjaanya, karena saat ini memasuki cuaca ekstrim, maka pengerjaan akan dikejar dengan berbagai cara termasuk pengerjaan di bengkel. “Semua tahapan sudah clear, untuk legal sudah dikoordinasikan nanti drafnya akan dibahas dengan Camat dan Dinas UMKM,” jelas Agus.

Hal senada diungkapkan Camat Bogor Tengah Abdul Wahid. Menurut dia, pembangunan akan dimulai minggu ini hingga April mendatang. “Mudah-mudahan 54 booth bisa selesai sebelum lebaran,” ujar Wahid.

Advertisement

Untuk penyelesaian secara keseluruhan 113 booth ditargetkan rampung pada Juni 2021 mendatang. “Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Mayora alokasi pembangunan Festival Kuliner Malabar menghabiskan dana sekitar Rp1,7 miliar,” jelasnya.

Sementara dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim sedikit memaparkan tentang rencana pembangunan GOR Pajajaran yang saat ini sudah ada lampu hijau dari Kemenpora dan Kemen PUPR.

Diakui dia, penataan kota tidak akan berhenti, salah satunya di Jalan Malabar. “Ini salah satu contoh mencari solusi konperenshif, sehingga warga tetap merasa nyaman, trus pedagang yang tadinya menempati Trotoar, RTH dan sebagainya nanti bisa berjualan ditempat seharusnya,” jelas Dedie.

Mantan pejabat KPK itu juga mengucapkan terima kasih ke pihak Mayora group yang telah berkontribusi dalam penataan. “Sekarang membantu menata pedagang di Malabar, yang telah dikerjakan di GOR Pajajaran dan nanti di dekat Kejaksaan,” ucap Dedie.

Diakui orang nomor dua di Kota Hujan itu bahwa dengan penataan tersebut, banyak yang menyampaikan apresiasi. Termasuk empat lembaga pendidikan.

“Ya, seperti SMP 3, TK Mexindo, SLB dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Malabar, mereka memberikan apresiasi, karena mereka telah meminta penataan sejak puluhan tahun dan hari ini baru terealisasi,” ujar Dedie.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: