Gugatan Paslon Cagub Agusrin-Imron Kandas Di Putusan Sela, MK Nyatakan Permohonan Pemohon Tidak Dapat Di Terima

Gedung Mahkamah Konstitusi RI
Gedung Mahkamah Konstitusi RI

BENGKULU (KM) – Perjuangan paslon cagub Bengkulu Agusrin-Imron kandas dengan putusan sela di Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu dengan nomor perkara 78/PHP.GUB-XIX/2021 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur Bengkulu Tahun 2020, dinyatakan tidak dapat diterima. 

Dikutip dari Bengkulutoday.com, MK menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima, dalam amar putusan yang dibacakan Hakim MK dalam sidang pembacaan putusan pada Selasa 16/2 sore.

Artinya, dengan ditolaknya permohonan pemohon pada putusan sela tersebut sekaligus membuat pasangan Rohidin-Rosjonsyah melenggang maju untuk diusulkan oleh KPU Provinsi Bengkulu kepada DPRD Provinsi untuk disampaikan ke Kemendagri guna dilakukan pelantikan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

Sebelumnya, kuasa hukum Agusrin-Imron, Zetriansyah, sebagaimana dikutip dari media intersisinews.com mengatakan, dirinya selaku kuasa hukum pemohon berharap MK mengabulkan gugatannya. Namun jika gugatan tidak dikabulkan, dirinya juga mengaku legowo. 

Advertisement

“Pak Agusrin sudah menyampaikan dengan saya, gugatan di MK ini sebagai bukti bahwa dia berjuang sampai akhir. Namun jika gugatan tidak dikabulkan, beliau akan tetap mendukung kemajuan Bengkulu dan berkiprah sebagaimana mestinya,” ungkap Zetriansyah kemaein 15/2.

Dalam gugatannya, Agusrin-Imron meminta MK mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 02 Rohidin Mersyah-Rosjonsyah karena diduga melakukan kecurangan yaitu menggunakan fasilitas negara saat berkampanye.

Mereka juga meminta dilakukan pemilihan ulang di lima kabupaten yaitu Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kepahiang karena menduga telah terjadi kecurangan yaitu sekitar 60 ribu suara di daerah itu batal.

Dikonfirmasi, Zetriansyah mengatakan jika Agusrin legowo atas putusan MK tersebut.

“Terhadap putusan MK ini, Pak Agusrin berpesan kepada simpatisan dan pendukung agar menghormati keputusan MK tersebut,” pungkas Zetriansyah.

Reporter: KM Bengkulu
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*