Tidak Transparan Kelola Bogor Golf Club, Mapancas Kecam RS Marzoeki Mahdi: “Rumah Sakit Jiwa, Manajemen Juga Sakit Jiwa”

Aksi unjuk rasa DPD Mapancas Kota Bogor di BGC Jalan Semeru Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor Rabu 27/1/2021 (dok. KM)
Aksi unjuk rasa DPD Mapancas Kota Bogor di BGC Jalan Semeru Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor Rabu 27/1/2021 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Lantaran tidak bisa menjawab transparansi dan aturan pengelolaan Bogor Golf Club (BGC), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor menilai Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi (RSJMM) bukan saja rumah sakit jiwa, tapi “manajemen juga sakit jiwa.”

Hal tersebut di ungkap DPD Mapancas Kota Bogor saat menggelar aksi unjuk rasa menuntut transparansi dan aturan pengelolaan Lapangan Golf Bogor Club (BGC). Aksi ujuk rasa digelar di dua titik yakni di depan RSJMM dan di depan BGC, Rabu 27/1.

“Aksi unjuk rasa hari ini, kami Mapancas mempertanyakan transparansi dan aturan pihak RSJMM dalam mengelola aset negara berupa Lapangan BGC di Jalan Sumeru Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor,” ungkap Ketua DPD Mapancas Kota Bogor, Sihol, di sela Unras siang ini.

“Dari kajian kami, pengelolaan lapangan golf ini tidak memiliki landasan yang yuridis dari RSJMM,” tambah Sihol.

Advertisement

Sihol juga mengatakan, lapangan ini merupakan aset negara, dimana jika tidak ada aturan yang jelas dalam mengelolanya akan sangat rawan penyelewengan.

“Ya sampai saat ini, pihak RSJMM tidak bisa menjawab aturan apa yang dipakai dalam mengelola BGC ini, bagaimana aturan yuridisnya, maka kami menduga banyak penyelewengan dalam pengelolaannya,” tegas Sihol.

Lebih lanjut Sihol mengatakan, pihaknya sempat beraudensi dengan Direksi RSJMM untuk mendapat kejelasan seperti apa aturan dalam mengelola lapangan golf milik Kementerian Kesehatan RI ini.

“Ya Direksi tidak bisa menjawab, dengan aturan atau peraturan apa yang dipakai dalam mengelola BGC tersebut. Jadi bukan saja rumah sakit jiwa, kami menilai manajemen RSJMM juga sakit jiwa,” pungkas Sihol.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*