Sidak Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Perumahan Milenium City Parungpanjang tidak mampu Buktikan Perizinan

Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor melakukan sidak ke Perumahan Milenium City di Desa Kabasiran, Parungpanjang, Bogor, senin siang 18/1/2021 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor melakukan sidak ke Perumahan Milenium City di Desa Kabasiran, Parungpanjang, Bogor, senin siang 18/1/2021 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

PARUNGPANJANG (KM) – Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPB (Partai Pemersatu Bangsa) Usep Supratman melakukan sidak beserta wakil ketua Arif Abdi (PAN), Sekretaris Muhammad Ansori (Gerindra) dan beberapa anggota lainnya ke perumahan Milenium City di Jalan Raya Dago, Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut Usep Supratman mengungkapkan bahwa kedatangannya bersama jajaran untuk melakukan evaluasi perizinan. “Hari ini Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor mengevaluasi perizinan yang berkaitan dengan tata ruang jadi ke sini hanyalah salah satu contoh, kami memlihat apakah di Kecamatan Parungpanjang ini antara kebutuhan ruang dengan kebutuhan perizinannya sudah sesuai, contoh misalkan apakah Milenium ini membangun di tanah yang sesuai dengan peruntukan PP 2 apakah PP 1, apakah di lahan basah, ini saya datang ke sini pasti saya direksikan. Surat-suratnya juga belum ada, dan kami ke sini sidak ya yang konon katanya belum berizin,” ungkap Usep.

Ia menambahkan, saat ini, perumahan Milenium City belum memiliki surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), namun sedaSulhan membantah, untuk urusan perizinan ada bagian khusus yang menanganinya.Namun Sayanng dalam proses.

“Belum ada IMB nya ya, akan tetapi sedang dalam proses, makanya kami datang ke sini hambatan prosesnya ada dimana? Apakah dari pihak pengembang? Apakah dari segi tata ruang? Apakah dari segi pemerintahan?” tambahnya.

Ke depan, Usep akan memanggil pengembang perumahan Milenium City ke DPRD Kabupaten Bogor. “Nanti kita akan mengundang semuanya, dari pengembang perumahannya dan seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor, dengan tujuan semua kebijakan atau keputusan sudah sesuai aturan belum,” terang Usep.

Hal senada diucapkan oleh Kepala Seksi Trantib (Ketentraman dan Ketertiban) Satpol PP Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor Dadang Kosasih, bahwa hari Kamis 21 Januari 2021 pihaknya akan mengundang terlebih dahulu kepada pihak pengembang perumahan Milenium City untuk menghadap ke Kecamatan Parungpanjang.

Advertisement

“Untuk Milenium kita akan lakukan undangan terlebih dahulu, bilamana tidak bisa memperlihatkan perizinan kita akan melakukan pemberhentian kegiatan sampai terbit IMB, semua persyaratan dari awal yang terkait dari perizinan kita akan minta ke pihak pengembang, semua yang tidak berizin kita akan lakukan penertiban dengan cara penyegelan biar semua perusahaan yang ada di Parung Panjang mengurus perizinan, yang pertama hari Kamis besok kita akan bikin undangan,” tutur Dadang.

“Hari Kamis besok saya mendesak kepada pengembang untuk membawa berkas IPPT/ILOK, siteplan, pril banjir, PDRT, UKL, UPL, ANDALALIN, DAMIJA, IMB dan ini yang akan kita pinta ke pihak perusahaan termasuk izin warga,” katanya.

Sementara itu, di tempat bersamaan hadir salah satu staf pelaksana Perumahan Milenium City, Sulhan, yang mengatakan bahwa pihaknya akan mengecek kembali mengenai izin mendirikan bangunan (IMB).

“Jadi sebetulnya izin pelaksana kan sudah ada, jadi kalau masalah IMB kita akan cek di kantor pusat,” tegas Sulhan.

Sulhan mengaku bahwa untuk urusan perizinan di perumahan tersebut, ada bagian khusus yang menanganinya. Namun, saat anggota Komisi I meminta agar dihadirkan, pihak yang menangani perizinan juga tidak ada.

“Itu bagian perizinan bukan kewenangan saya, tapi ada bagian khusus yang menangani,” katanya.

Sulhan menambahkan, untuk IMB, bukan hanya 20 hektar saja akan tetapi semuanya. “Kalau pelaksanaan sudah ada izinnya bukan hanya meliputi 20 hektar saja, tapi di sebelah samping juga sudah ada karena pelaksanaannya bertahap, jadi pengerjaan di sebelah sini dulu,” kata dia.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: