Legislator Desak Pemkot Bogor Tuntaskan Masalah Pasar TU

BOGOR (KM) – Potensi besar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor ada di Pasar Teknik Umum (Pasar TU) Kota Bogor. Maka kepastian hukum dalam pengelolaannya harus jelas. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy.

“Polemik panjang Pasar TU Kota Bogor harus segera diselesaikan, harus jelas kepastian hukumnya,” ungkap Rusli kepada kupasmerdeka.com, Rabu 13/2.

“Adanya keputusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat atas pengelolaan Pasar TU Kemang Kota Bogor menjadi hak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus segera ditindaklanjuti,” lanjutnya.

“Pasca putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat nomor 320/PDT/2020/PT BDG tertanggal 27 Juli 2020, hak pengelolaan pasar Teknik Umum (TU) Kemang Kota Bogor tersebut, maka semua pihak terkait harus menindaklanjuti, agar supermasi hukumnya jelas,” tegas politisi Golkar tersebut.

Rusli juga mengatakan, dalam hal ini Perumda PPJ Kota Bogor juga harus melakukan upaya yang konkrit dalam mendukung pengambilan alih Pasar TU.

“Ya situasi yang berkembang sekarang ini, siapa dan bagaimana yang bertanggung jawab pengelolaan Pasar TU, karena ada potensi PAD yang besar di sana (Pasar TU), terutama untuk Perumda PPJ Kota Bogor.”

Advertisement

“Maka kami Komisi II DPRD Kota Bogor sangat mendukung agar hak pengelolaan Pasar TU Kota Bogor segera diambil alih, tentunya dengan kepastian hukumnya yang jelas,” pungkas Rusli.

Sebelumnya, Kabag Hukum Dan HAM Pemkot Bogor Alma Wiranta juga mengatakan, Pemkot Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan DPRD Kota Bogor segera melangkah untuk melakukan upaya pengambilan alih Pasar TU Kota Bogor.

“Intinya sekarang ini pasca putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat yang memutuskan hak pengelolaan Pasar TU dikembalikan kepada Pemkot Bogor, Pemkot akan segera bersama Forkompinda dan DPRD Kota Bogor, untuk sama-sama bergerak mengambil kembali Pasar TU,” tegas Alma beberapa waktu lalu.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*