SMAN 1 Parungpanjang Terima 300 Peserta Didik Baru SMAN Terbuka di Tahun 2021

SMAN 1 Parungpanjang, Civitas Akademik PGRI Parungpanjang Dan DPK KNPI Parungpanjang selesai mendiskusikan Program SMAN Terbuka Yang Akan Membuka 300 Peserta Didik Baru Di Tahun 2021, Jagabaya Senin Siang 28/12/2020 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
SMAN 1 Parungpanjang, Civitas Akademik PGRI Parungpanjang Dan DPK KNPI Parungpanjang selesai mendiskusikan Program SMAN Terbuka Yang Akan Membuka 300 Peserta Didik Baru Di Tahun 2021, Jagabaya Senin Siang 28/12/2020 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – SMAN 1 Parungpanjang mengundang jajaran Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Parungpanjang untuk membicarakan penambahan kursi beasiswa SMAN Terbuka di SMAN 1 Parungpanjang yang sudah berjalan 3 tahun lamanya, Senin 28/12.

Kepala Sekolah SMAN 1 Parungpanjang Dudung Koswara membuka acara dengan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif KNPI.

“Terima kasih hari ini saya sudah bertemu dengan KNPI nih para pemuda harapan bangsa yang betul-betul memberikan kontribusi terhadap permasalahan sekolah kita, jadi KNPI Parungpanjang ini sudah luar biasa jemput bola memberikan solusi dan tenaganya untuk membantu sekolah kami, jadi kami ini di SMAN 1 Parungpanjang berencana mau menjadi sekolah inklusif besar, jadi yang dimaksud dengan sekolah inklusif besar adalah bahwa kami akan merangkul khususnya seluruh lulusan jenjang pendidikan lulusan SMP atau MTS agar dia bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah, dan kampus SMAN 1 Parungpanjang menjadi kampus yang bebas biaya bahkan diberikan beasiswa bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah karena abainya pemerintah tidak memberikan layanan kepada anak-anak yang tidak tersentuh, maka perlu usaha besar melalui tangan-tangan besar,” ucap Dudung.

Dudung menegaskan langkah awal yang akan dilakukan bersama KNPI Parungpanjang dan civitas pendidikan di Kecamatan Parungpanjang adalah menyusun MOU dan selanjutnya mendata anak-anak yang memiliki ijazah SMP atau MTS untuk bisa melanjutkan ke SMAN Terbuka di SMAN 1 Parungpanjang.

“Langkah awal kita akan ada MOU formal kedua belah pihak yang ditandatangani secara formal bahwa KNPI dan civitas akademika Parungpanjang untuk melayani anak bangsa, dokumen ini adalah dokumen sakral dan selanjutnya KNPI akan mendata, menjemput setiap anak didik yang punya ijazah SMP atau MTS untuk melanjutkan di SMAN terbuka di SMAN 1 Parungpanjang,” tegas Dudung.

Dudung menambahkan, target di tahun 2021 adalah 300 peserta didik baru, dan untuk persyaratan batas usia yaitu 21 tahun, kemudian melampirkan fotokopi ijazah SMP atau MTS, foto peserta didik, dan ketiga surat pernyataan peserta didik dan orang tuanya bahwa memilih SMAN terbuka di SMAN 1 Parungpanjang.

Advertisement

“Target kami ada 300 peserta didik baru di tahun 2021, bahkan persyaratan tidak dipersulit, persyaratan disederhanakan sebetulnya, persyaratan seperti sekolah regular biasa, persyaratan utama harus ada fotokopi ijazah, kedua harus ada foto peserta didik, ketiga harus ada pernyataan peserta didik dan juga orang tua bahwa dia memilih di SMAN 1 Parungpanjang sebagai sekolah pilihan sekolah terbuka,” tambahnya.

Di tempat yang sama turut hadir kepala bidang advokasi hukum PGRI Kecamatan Parungpanjang Rohanda, yang juga salah satu dosen di STAI Nida El-Adabi Parungpanjang. Ia mengaku “sangat mendukung” program ini.

“Program ini wajib didukung, kenapa ini penting didukung karena ke depan meskipun hal ini dianggap sepele, kedepannya sangat menentukan untuk karir peserta didik, termasuk ke dunia kerja, masuk ke bagian peningkatan pendidikan segala macam, nah oleh sebab itu program ini harus didukung oleh semua pihak, harapan lebihnya siapa tahu yang hari ini gak bisa kuliah, nanti punya paket c, kita punya link juga bisa dikembangkan ikut pelatihan, workshop, tujuannya untuk dirinya sendiri, ini pasti sangat berarti karena selembar kertas (Ijazah SMAN Terbuka) tadi, saya yakin KNPI mempunyai keinginan untuk memekarkan, menjaring ke semua wilayah artinya KNPI akan komitmen,” ungkap Rohanda.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPK KNPI. Parungpanjang Abdul Hakim.

“Program SMAN Terbuka (SMAN 1 Parungpanjang) sudah ada dalam program kerja (Pemuda Cerdas) 2021-2022, tujuan kami masyarakat di Parungpanjang memiliki ijazah pendidikan minimal SMAN, saya dan jajaran yakin akan komitmen bisa menjaring peserta didik yang memiliki ijazah SMP atau MTS yang ada di Kecamatan Parungpanjang untuk sekolah di SMAN Terbuka (SMAN 1 Parungpanjang),” tegas Abdul.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*