Pemkab Tangerang Bangun Turap, Atasi Jebolnya Tanggul Irigasi Sepatan

TANGERANG (KM) – Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat mengatasi jebolnya tanggul irigasi Cisadane di Kampung Karet RT04 RW03, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa 29/12.

Perbaikan saluran irigasi yang jebol tersebut dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung dan Cisadane, bekerjasama dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Dinas Pertanian dan Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Slamet Budhi menjelaskan terkait perbaikan jebolnya tanggul irigasi di Sepatan tersebut.

“Sebelumnya kami mengurangi debit air lalu kemudian perbaikan turap irigasi dan pembuatan beronjong batu agar tidak masuk ke area pertanian sayuran warga. Saat ini kami dan balai besar dari Kementerian PUPR melakukan perbaikan tanggul yang jebol dengan membuat turap irigasi dan beronjong batu,” katanya.

Menurut laporan warga yang tinggal sekitar, irigasi tersebut jebol karena ada saluran ilegal untuk mengairi lahan. Saat debit air meningkat, saluran tersebut tidak dapat menahan air yang besar dan akhirnya jebol sehingga mengairi area persawahan yang ditanam sayuran.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan mengatakan jebol tanggul irigasi tersebut sempat menggenangi lahan sayuran,yang menurut aparat desa setempat, luas lahan yang terdampak seluas kurang lebih 3 Ha. Tetapi karena di lahan tersebut ada saluran air yang berakhir di kali Cirarab maka ketika dilakukan pengurangan debit air, lahan yang tergenang dapat segera surut.

Advertisement

“Kondisi sebagian lahan yang sempat tergenang adalah dalam tahap penyemaian tanaman sayuran. Luas lahan pertanian yang ditanam sayuran di pinggir saluran irigasi tersebut kurang lebih ada 3 hektare saat ini belum terbentuk kelompok tani. Insya Allah nanti kami dari BPP Sepatan akan memfasilitasi pembentukan kelompok tani dan mencoba membantu mengusulkan pompa air untuk kebutuhan petani sayuran di sekitar saluran irigasi melalui Musrenbang atau melalui usulan pada Dinas Pertanian,” jelasnya.

Balai Penyuluh Pertanian Sepatan (koordinator dan penyuluh Desa Karet) juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Sepatan, Desa Karet, UPT IV Dinas Bina Marga dan SDA, terkait saluran irigasi jebol di Desa Karet.

Terkait dengan ini Camat Sepatan Dadang Sudrajat mengatakan terkait jebolnya tanggul irigasi tersebut kami telah melakukan upaya seperti berkoordinasi dengan UPT pengairan Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang dan Balai Besar Kementerian PUPR.

“Langkah awal yang dapat dilakukan mengurangi debit air pada pintu air cadas dan sudah di lakukan pihak balai besar bersama UPT pengairan, debit air yang melintas dapat di kendalikan dengan membuang air yang mengalir ke saluran pembuang menuju sungai Cirarab,” jelasnya.

Reporter: Mars
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*