Korban Banjir Tanjungbalai Desak Pemerintah Dirikan Dapur Umum

Banjir di Datuk Bandar dan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai (dok. KM)
Banjir di Datuk Bandar dan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Banjir yang melanda beberapa kecamatan dan kelurahan di Kota Tanjungbalai sejak Selasa 8 Desember 2020 hingga saat ini sudah mencapai ketinggian air sekitar 50 cm di ruas jalan dan di dalam rumah warga.

Salah seorang warga korban banjir, Butet, mengatakan bawha saat ini ada 3 keluarga yang mengungsi di tenda darurat dari BPBD, dikarenakan rumah mereka sudah terendam banjir dan tidak bisa ditempati lagi.

“Namun yang terpenting saat ini pemerintah harus segera mendirikan dapur umum. Karena sampai sekarang belum juga ada dapur umum,” ungkap Butet kepada awak media, Kamis 10/12.

Advertisement

Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Tanjungbalai Yuha mengatakan, banjir yang saat ini terjadi di Kota Tanjungbalai merupakan bencana musiman di setiap akhir tahun, akibat curah hujan di hulu yang sangat tinggi.

“Jadi sudah sewajarnya pemerintah sudah bisa mengantisipasi sejak awal, karena tiap tahun bencana ini selalu terjadi,” tambah Yuha.

Yuha juga menyampaikan, pemerintah harus tanggap dan aktif terhadap bencana banjir ini. “Harus ada upaya konkrit dalam mengatasi musibah musiman ini, agar tidak terjadi di setiap akhir tahun,” pungkas Yuha.

Reporter: Rizky
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*