Kejutan Akhir Tahun, SMKN 1 Bawang Sabet 3 Kejuaraan Tingkat Nasional

BANJARNEGARA (KM) – Situasi pandemi covid-19 tidak menyurutkan siswa didik SMK Negeri 1 Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, dalam berkarya dan meraih prestasi. Pembatasan gerak dengan penerapan protokol kesehatan membuat siswa-siswi SMKN 1 Bawang untuk berinovasi dan berkreasi.

SMK Negeri 1 Bawang pun berhasil mendapatkam juara 1 pada lomba Kamp Kreatif SMK Indonesia-Future Farmers Indonesia (KKSI) 2020 pada mata lomba Budidaya Tubifeks/ Cacing Sutera yang diwakili siswa Perikanan dengan pendampingan Ridha Mekar Ayu Wiranti, guru mata pelajaran teknik pendederan KPAT, teknik pembesaran KPAT, dan produksi pakan alami dan buatan.

Tak hanya itu, SMK Negeri 1 Bawang juga mendapatkan juara harapan 2 untuk bidang lomba pembibitan lele yang diwakili dari siswa perikanan dengan pendamping Eni Sukiyati, guru mata pelajaran Teknik Pengembangbiakan KPAT, dan Teknik Panen dan Pasca Panen.

Satu lagi, pada Festival Film Pelajar Yogyakarta yang ke-11, tim produksi “NGIDEP” dari SMKN 1 Bawang turut mengirimkan karya mereka dan berhasil keluar sebagai juara 3 Tingkat Nasional dari 54 hasil karya yang masuk ke panitia. Kegiatan ini diikuti oleh tim multimedia SMKN 1 Bawang dengan didampingi guru mata pelajaran desain grafis Fauzan Ahmad Mahanani, dan guru mata pelajaran pemrograman dasar RPL, Nindita.

Advertisement

Sementara Kepala SMKN 1 Bawang, Widiastuti, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh siswa didiknya dan guru pendamping, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini yang serba dibatasi geraknya, siswa masih dapat menorehkan hasil yang memuaskan.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbud RI,
Direktorat SMK Kemdikbud RI, Direktorat Mitras Dudi Kemdikbud RI dan Keluarga Besar SMK Negeri 1 Bawang, Banjarnegara.

“Semoga prestasi yang diraih dapat bermanfaat dan memberikan efek positif untuk kemajuan SMK Negeri 1 Bawang ke depan. Semua ini berawal dari inovasi, kreasi, kolaborasi dan hasil yang baik, dengan menerapkan pembelajaran berbasis projek yang selama ini diterapkan sebagai proses pembelajaran, dengan output menghasilkan siswa didik maupun lulusan yang kompeten, kapabilitas dan produktif,” tutupnya.

Reporter: Dimas
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*