UPTD Disdukcapil Kecamatan Pagaden Serahkan Akta Kematian di Dua Desa Di Wilayah Kecamatan Tambakdahan

(dok. KM)
(dok. KM)

SUBANG (KM) – Mewakili Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Subang, UPTD Disdukcapil Kecamatan Pagaden menyerahkan Akta Kematian ke dua desa, yaitu Desa Bojongkeding dan Desa Tambakdahan, Kecamatan Tambakdahan, di masing-masing desa secara kolektif

Kepala UPTD Disduk Capil Kecamatan Pagaden Sumiati Agus, kepada Kupas Merdeka Jumat 20/11 mengatakan bahwa tujuan pembuatan Akta Kematian kolektif itu untuk “membersihkan data buku induk penduduk (BIP) desa, diperolehnya data penduduk yang valid, adanya kepastian jumlah penerima bantuan PKH dan BPJS KIS, karena banyak warga yang masih aktif kartu BPJS dan PKH nya, padahal warga tersebut sudah wafat.”

Ia menerangkan bahwa langkah itu juga untuk memudahkan penduduk dalam mengurus pembagian ahli waris bagi keluarganya yang sudah wafat dan data yang valid “sangat dibutuhkan” oleh KPU pada saat Pilkades, Pilkada, Pilgub, dan Pilpres.

Advertisement

“Tahapannya, desa mengusulkan penerbitan/pencetakan akta kematian dan penghapusan data BIP terhadap sejumlah warganya yang sudah wafat 5 tahun ke belakang. Usulan disampaikan ke UPTD Disdukcapil Wilayah Pagaden, oleh UPTD Disdukcapil diproses, hingga diterbitkannnya draft akta kematian. Selanjutnya draft akta kolektif berikut F2 29 yang sudah dicap desa tersebut diverifikasi oleh operator, Kasubag TU UPTD serta kepala UPTD dan setelah diverifikasi oleh UPTD, maka data tersebut lalu dikirim ke bidang terkait di Dinas Kependudukan dan Catatan sipil,” paparnya.

Reporter: Udin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*