PC IMM Sambut Baik Instruksi Bupati Bogor untuk Libatkan Ormas dan OKP dalam Penanggulangan Wabah Covid-19

Ketua Umum PC IMM Bogor Muhamad Yunus (dok.KM)
Ketua Umum PC IMM Bogor Muhamad Yunus (dok.KM)

BOGOR (KM) – Pemerintah Kabupaten Bogor dikabarkan telah memutuskan akan melibatkan ormas dan organisasi kepemudaan (OKP) dalam penanganan covid-19, dalam rapat evaluasi penanganan covid-19 Senin 5/10 lalu. Salah satu instruksi Bupati Bogor Ade Yasin meminta Satpol PP agar melibatkan ormas, OKP, dan mahasiswa sampai level desa dan membentuk satgas khusus.

“Menyadari bahwa covid-19 ini sudah menjadi persoalan yang tidak boleh dianggap enteng, karena sudah mendarah daging kehadirannya di negeri ini. Maka, meskipun secara realita masyarakat akhir-akhir ini tingkat kewaspadaannya menurun, namun pemerintah harus memaksimalkan penanganan itu sendiri dengan melibatkan ormas, OKP dan elemen lainnya. Sehingga penanganan covid-19 oleh pemerintah lebih dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bupati dalam instruksinya.

Menanggapi persoalan itu, Ketua Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor, Muhamad Yunus mengatakan, perlu ditegaskan kembali bahwa ormas dan OKP setidaknya mempunyai 3 fungsi, yaitu sebagai mitra kritis, mitra strategis, dan mitra solutif. “Framing publik memang OKP sering diartikan sebagai mitra kritis, selalu mencari kesalahan dari kebijakan-kebijakan pemerintah, tetapi pada dasarnya OKP pun sebetulnya hanya meluruskan dari setiap kebijakan pemerintah, tentu ormas dan OKP bisa dilibatkan pada persoalan masyarakat untuk meringankan beban pemerintah itu sendiri sebagai mitra strategisnya,” ungkap Yunus kepada awak media, Selasa 13/10.

Advertisement

“Sudah sejak tanggal 4/9/2020 saat silaturahim ke Bupati, kami PC IMM menyampaikan tentang persoalan covid-19 ini, pemerintah perlu kiranya melibatkan berbagai pihak, seperti ormas dan OKP karena pergerakan kemasyarakatan inilah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, makanya tidak heran jika ormas dan OKP yang lebih tahu bagaimana keadaan masyarakat,” tambah Yunus.

Yunus juga mengatakan bahwa pemerintah, ormas, OKP dan elemen lainnya “harus benar-benar berkolaborasi untuk melakukan gerakan konkret dalam penanganan covid-19 ini.”

“Ya sehingga Bogor bisa menjadi contoh untuk daerah lainnya, bahwa Bogor kompak untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada,” pungkas Yunus.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*