Desa Sukatani Compreng Belum Realisasikan Banprov Tahun 2020

Kantor Desa Sukatani, Kecamatan Compreng, yang akan dibangun menggunakan dana Banprov (dok. KM)
Kantor Desa Sukatani, Kecamatan Compreng, yang akan dibangun menggunakan dana Banprov (dok. KM)

SUBANG (KM) – Pemerintah Desa Sukatani, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang belum merealisasikan dana Bantuan Provinsi (Banprov) tahun 2020. Sementara dari informasi yang terhimpun KM, dana Banprov tersebut sudah dicairkan sekitar dua bulan yang lalu.

Menurut keterangan staf Desa Sukatani yang ditemui KM kemarin 20/10, Kades Abdurahman, bendahara Desa dan perangkat lainya sedang ada kegiatan di luar kantor desa sehingga tidak bisa dimintai keterangan.

“Pak kades, bendahara dan perangkat lainnya sedang ada kegiatan di luar, jadi beliau tidak masuk kantor,” ucap staf itu.

Ia mengaku bahwa terkait penyaluran dana Banprov, sebagian sudah dilaksanakan di antaranya membeli kayu, material batu dan pasir. “Hanya untuk pengerjaanya saya tidak tahu,” terangnya.

Sementara menurut Sahli, Kasi PMD Kecamatan Compreng, ia sudah mengetahui bahwa dana Banprov tahun 2020 untuk Desa Sukatani sudah cair.

“Saya sudah mendengar dana Banprov Desa Sukatani sudah cair,” kata Sahli.

Advertisement

“Dana tersebut untuk pembangunan kantor desa lanjutan, namun untuk tepatnya tanggal pencarian dan besarnya dana untuk pembangunan tidak tahu persis” lanjutnya.

“Hal keuangan, kami kesulitan untuk mengetahuinya, sebab dananya masuk rekening desa, kecuali nanti saat monitoring dan evaluasi (monev) Kecamatan dan sudah ada jadwal untuk Desa Sukatani monevnya pada hari Senin 26/10,” terang Sahli.

Lanjut Sahli, beberapa hari lalu dirinya sudah berkunjung beserta Camat Asep untuk melihat pembangunan dari dana Banprov.

“Sebagian sudah diterapkan untuk membeli alat-alat bangunan, seperti kayu untuk plafon atap gedung,” tambahnya.

Kata Sahli, hasil pembicaraan dengan kades, untuk melanjutkan pekerjaan Banprov, menunggu selesai pelaksanaan penggunaan dana Bantuan Desa (Bandes) dari Kabupaten, “Sebab dalam pelaksanaan pekerjaan ingin diselesaikan satu persatu,” terang Sahli.

Reporter: Lily Sumarli, Udin Samsudin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*