Banyak Kejanggalan, Pengerjaan Perbaikan TPT dan Normalisasi Kali Panyairan di Desa Kihiyang Binong Tuai Polemik

Proyek Kali Panyairan, Desa Kihiyang, Kecamatan Binong, Subang (dok. KM)
Proyek Kali Panyairan, Desa Kihiyang, Kecamatan Binong, Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Pengerjaan proyek perbaikan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan normalisasi saluran Kali Panyairan di Desa Kihiyang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang diduga asal jadi dan menjadi polemik masyarakat setempat.

Adapun selain tidak terpasang papan informasi proyek di lokasi, tanah dan rumput di saluran bagian tengah tidak diangkat, dan yang dibersihkan hanya bagian pinggirnya saja sementara saat pemasangan TPT, air masih menggenangi pekerjaan.

Menurut Kades Kihiyang, Hariri, pihak Pemerintah Desa Kihiyang tidak menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Pekerjaan (SPMK) ataupun pemberitahuan secara lisan dari pihak pelaksana pekerjaan.

“Kami pemerintah Desa Kihiyang tidak menerima pemberitahuan baik lisan ataupun tulisan terkait adanya pekerjaan di saluran Kali Panyairan,” ujar Hariri kepada KM siang ini 19/10.

Menurutnya, pekerjaan itu sudah berjalan selama “sekitar sepuluh hari”.

Seorang pekerja di lokasi mengatakan, pekerjaan normalisasi sepanjang 300 meter dan alat berat untuk mengeruk saluran hanya dipakai selama dua hari. “Tidak terangkatnya tanah dan rumput di tengah sungai, karena beko tidak bisa menjangkaunya, sehingga masih ada bagian tanah yang tidak terangkat,” ungkapnya.

Advertisement

Ia pun mengungkap bahwa “pekerjaan ini punya Haji Rohidi”, namun dia tidak pernah ke lokasi. “Paling pegawainya saja, itupun hanya mengantarkan uang makan,” terangnya.

Selain itu, dari informasi yang dihimpun KM, proyek Kali Panyairan merupakan milik Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) dan ada lima lokasi pekerjaan yaitu tiga pekerjaan di saluran buang Saluran Sungai (SS) Bantaran Tarum Timur (BTT) termasuk pekerjaan Kali Panyairan dan yang dua lokasi di SS Cileuley Subang.

Adapun selaku pelaksana disebut- sebut Hajah Enen dan selaku pelaksana di lapangan Aki Tarsim asal Desa Binong.

Reporter: Lily Sumarli, Udin Samsudin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*