Jurnalis Kecam “Sikap Arogan” Direktur CV Prakarsa Utama terhadap Wartawan

Plang proyek yang dikerjakan oleh CV. Prakarsa Utama (dok. KM)
Plang proyek yang dikerjakan oleh CV. Prakarsa Utama (dok. KM)

SUBANG (KM) – Sikap arogan yang ditunjukkan kontraktor CV Prakarsa Utama terhadap wartawan menjadi buah bibir di kalangan insan pers, menyusul saat ketika Direktur CV Prakarsa Utama, Rohlin, hendak dimintai keterangan oleh Kevin, seorang wartawan dari tabloid Sinar Surya terkait kegiatan proyeknya.

Menurut pengakuan Kevin, Rohlin telah “melecehkan” dirinya dengan kata-kata yang tidak pantas, Kamis 10/9.

Tidak hanya itu, Rohlin juga meminta identitas KTP Kevin untuk dicatat dan difoto.

Menanggapi sikap tersebut, Deden Opang, salah satu wartawan media nasional, mengecamnya. Kepada Kupasmerdeka.com Kamis 10/9, Opang mengatakan bahwa tugas jurnalis dijamin dan dilindungi oleh Undang-Undang yaitu UU nomor 40 tahun 1999 tentang pers dan Undang-Undang nomor 14 Tahun 2018 tentang keterbukaan informasi publik.

“Karena itu semua narasumber termasuk para kontraktor, kita minta dia menghormati Undang-Undang, karena di negara kita ini ada aturan mainnya, wartawan kerja dilindungi undang -undang,” kata Opang.

Advertisement

“Jurnalis tentunya berpedoman pada kode etik jurnalistik (KEJ), di dalam KEJ terdapat hak tolak berupa embargo, hal ini bisa dimanfaatkan narasumber jika saat dikonfirmasi belum bisa memberikan jawaban yang tepat,” lanjutnya.

“Kalau dia kita konfirmasi, mestinya dia memberikan jawaban, kalau saat itu dia tidak punya jawaban, dia masih bisa minta tangguh, itu namanya embargo. Kalau dia marah-marah dan maki-maki wartawan, itu tentu bertentangan dengan aturan main jurnalistik, yaitu Undang-Undang yang berlaku,” jelasnya.

Menurut Opang, dalam aturan hukum yang mengatur pers juga terdapat sangsi pidana bagi pihak tertentu yang menghalang-halangi tugas jurnalis dalam memperoleh informasi.

“Saya mengecam keras terhadap perilaku pemborong Rohlin yang arogan seperti itu, itu termasuk kategori tindak kekerasan terhadap jurnalis yang merupakan tindakan pidana,” tandasnya.

Reporter: usep w
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*