Ketua BKPRMI Tanjungbalai Desak Wali Kota Lebih Tegas Tindak Maraknya Perjudian Tembak Ikan

Ketua BKPRMI Kota Tanjungbalai, Ustadz Hafizh Eki Prayoga (dok. KM)
Ketua BKPRMI Kota Tanjungbalai, Ustadz Hafizh Eki Prayoga (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Slogan Tanjungbalai sebagai kota berprestasi, religius, indah dan harmonis (BERSIH) dinggap gagal oleh sebagian masyarakat dikarenakan masih maraknya praktek perjudian, salah satunya judi tembak ikan di jalan Tengku Umar.

Dalam hal ini sejumlah tokoh masyarakat dan ormas menganggap visi misi Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial telah gagal menciptakan Tanjungbalai yang religius.

Sejumlah media online juga sudah menyoroti persoalan judi tembak ikan di Tanjungbalai, namun hingga saat ini belum ada klarifikasi dari pihak Polres Tanjungbalai perihal aktivitas perjudian tersebut.

Seorang pemain yang tidak ingin disebutkan namanya saat dikonfirmasi melalui Facebook menuturkan bahwa perjudian tembak ikan yang ada di Kota Tanjungbalai benar adanya.

“Iya, judi tembak ikan masih buka sampai saat ini. Saya sering main di Jalan Tengku Umar dan kadang saya juga main di Jalan Cokro,” jelasnya.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tanjungbalai Hafizh Eki Prayoga saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengatakan bahwa pihaknya akan mendesak dan meminta pemerintah Kota Tanjungbalai dan Polres Tanjungbalai menutup segala bentuk perjudian di Kota Tanjungbalai karena dinilai “bisa merusak kehidupan ekonomi dan merusak mental generasi muda.”

Advertisement

“Kami meminta pemerintah kota Tanjungbalai dan Polres Tanjungbalai, agar menindak tegas segala tempat perjudian yang ada di Kota Tanjungbalai termasuk judi tembak ikan agar slogan Kota Tanjungbalai Religius tercipta. Kami berharap kota yang kami cintai ini bebas dari azab Allah SWT, dan kami tidak ingin generasi muda rusak karena masih maraknya tempat perjudian di Kota Tanjungbalai,” pungkasnya.

Hafizh juga meminta kepada Wali Kota Tanjungbalai dan Kapolres agar “bersungguh-sungguh menegakkan hukum” kepada para penyedia tempat perjudian yang ada di Kota Tanjungbalai. “Jangan ada tebang pilih dalam menegakkan hukum,” tegasnya.

Reporter: hens
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*