Aliansi Mahasiswa Bogor Demo di Depan Istana Bogor, Kecam Pembahasan RUU HIP

Aksi Aliansi Mahasiswa Bogor menolak RUU HIP di Kota Bogor, Selasa 7/7/2020 (dok. KM)
Aksi Aliansi Mahasiswa Bogor menolak RUU HIP di Kota Bogor, Selasa 7/7/2020 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Kontroversi Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) terus bergulir, termasuk dari elemen kemahasiswaan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bogor yang berunjuk rasa di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa 7/7.

Presiden Mahasiswa Politeknik Akademi Kimia Analisis (Presma AKA) Bogor Dendy Rachman mengatakan, dalam draft RUU tersebut, pada pasal 7 tertuang konsep Trisila dan Ekasila. “Dimana memuat 3 ayat yang dinilai mengesampingkan nilai-nilai sejarah dan filosofis negara,” ungkap Dendy kepada KM usai unjuk rasa.

“Selain itu RUU HIP ini tidak menyertakan TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 dalam konsiderannya. Hal ini sangat menyulut kontroversi karena isi dari TAP MPRS tersebut adalah mengenai larangan untuk menyebarkan paham komunis,” tambahnya.

“Artinya ada indikasi dan upaya membolehkan kembali paham komunis dalam RUU HIP tersebut,” tegas Dendy yang juga sebagai Sekertaris GERPAMMA.

Masih kata Dendy, dalam kondisi krisis pandemi covid-19 seperti sekarang ini, harusnya DPR berfokus pada kebijakan-kebijakan yang berkenaan dengan penanganan pandemi, yang jelas dampaknya, bukan hanya tentang kesehatan, tapi dari segi sosial, ekonomi dan pendidikan pun ikut terkena dampaknya.

Advertisement

“Ya tidak ada urgensinya sama sekali untuk RUU HIP ini dibahas atau bahkan disahkan, selain karena kondisi, isi dari RUU HIP ini pun banyak menuai kontroversi,” ujar Dendy.

Senada disampaikan Presma STKIP Muhammadyah Bogor Hendi, yang menilai bahwa RUU HIP ini “sudah sangat menodai nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia, dimana ada bentuk upaya pergeseran Pancasila.”

“Ya Pancasila sudah menjadi harga mati Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak ada atau siapapun yang boleh merubahnya,” ungkap Hendi.

“Kami mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa ini, sudah menjadi bagian dari tugas kami untuk menjaga keutuhan dan menjalankan Pancasila beserta nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” tambahnya.

“Untuk itu dengan tegas, kami mahasiswa menolak RUU HIP tanpa terkecuali,” pungkas Hendi.

Reporter: Rajiv, ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*