IWO Lampung Sesalkan “Sikap Arogan” Gubernur Lampung Terhadap Wartawan

Rapat Koordinasi (Rakor) Pilkada serentak di Lampung, Rabu 24/6/2020 (dok. KM)
Rapat Koordinasi (Rakor) Pilkada serentak di Lampung, Rabu 24/6/2020 (dok. KM)

LAMPUNG (KM) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dianggap “bersikap arogan” ketika menghardik wartawan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pilkada serentak 2020 pada Rabu 24/6.

Wartawan MNC TV, Andreas, meliput acara tersebut di dalam ruangan yang juga dihadiri Forkopimda dan wartawan media cetak, online, serta televisi.

Sekretaris pengurus wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung, Taufik Rohman, menyayangkan perbuatan tersebut.

“Yidak sepatutnya pejabat publik berkata demikian di hadapan orang banyak. Ditambah juga saat rapat koordinasi membahas Pilkada serentak 2020 di hadapan Forkopimda,” ujar Taufik.

“Harusnya Gubernur Lampung tidak berkata demikian. Kalaupun memang sedang pusing jangan bawa-bawa ke ranah pekerjaan. Harus bisa menempatkan posisi dia sebagai pejabat publik, sebagai kepala daerah,” kata Taufik.

Apalagi menurutnya, Arinal bukan sekali ini saja membentak wartawan. Namun dahulu juga pernah melakukan hal serupa dan mengaku preman.

“Tidak sepatutnya Gubernur Lampung berkata kasar. Harus bisa membedakan audiensnya siapa saja di sana. Dan bersikaplah selayaknya pejabat publik,” tegasnya.

Advertisement

Diketahui sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghardik wartawan MNC TV saat rakor Pilkada 2020.

Rapat yang juga dihadiri Pemimpin Redaksi media cetak, TV dan online tersebut sempat berlangsung tegang saat Arinal membentak wartawan MNC TV, Andreas ketika mengambil gambar.

“Hei kamu jangan dulu merekam, saya ini lagi pusing, bisa enggak. Saya ini juga preman. Dahulunya mantan preman,” kata Arinal dengan nada tinggi.

Sontak peserta rapat terdiam, meski di hadapan Kapolda, Ketua DPRD, KPU dan Bawaslu serta sejumlah Kepala OPD, Arinal tidak sungkan menghardik wartawan.

Sementara itu, Andreas membenarkan dirinya dibentak saat mengambil gambar usai rakor pilkada tersebut.

“Ya bung, tapi saya menyayangkan sikap Gubernur seperti itu pada media,” tegas wartawan MNC TV itu.

Reporter: Candra
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*