Gempa Bumi 5,5 SR Guncang Bengkulu, BMKG Sarankan Warga Hindari Bangunan Retak

Ilustrasi monitor gempa bumi (dok. KM)
Ilustrasi monitor gempa bumi (dok. KM)


BENGKULU (KM) – Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG melaporkan terjadinya gempa bumi tektonik 5.5 SR mengguncang Bengkulu pada Rabu 10/6 siang pukul 11:35:18 WIB. Guncangan gempa yang berpusat di pantai barat Sumatera pada koordinat 2,73 LS dan 100,91 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 28 km arah barat daya Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 28 km terasa hingga Sumatera Barat dan Jambi.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triono menjelaskan kepada media bahwa jika memperhatikan episenter dan kedalaman hiposenter gempanya, gempa bumi tersebut merupakan jenis dangkal akibat adanya aktifitas subduksi. “Gempa terjadi akibat adanya aktifitas subduksi,” jelas Rahmat Triono pada Rabu 10/6.

Menurutnya, gempa bumi juga dirasakan di Kerinci, Lubuk Basung, Padang Pariaman, Padang Panjang, Bukit Tinggi, Kepahiyang, Kota Bengkulu, Dharmasraya, Payakumbuh, Tanah Datar. Pihaknya juga belum menerima laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Rahmat juga merekomendasikan masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Advertisement

“Kami pun juga belum menerima laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut dan merekomendasikan masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan,” ungkap Rahmat.

“Kami imbau masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa,” tutupnya.

Reporter: Tajar
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*