15 Tahun Menunggu, Masyarakat Desa Gelumbang Masih Harapkan Perhatian Pemkab Bengkulu Selatan untuk Peningkatan Jalan Akses

Kondisi jalan sentra produksi sepanjang 5 km yang dilalui oleh warga Desa Gelumbang dan desa Kemang Manis, Bengkulu Selatan (dok. KM)
Kondisi jalan sentra produksi sepanjang 5 km yang dilalui oleh warga Desa Gelumbang dan desa Kemang Manis, Bengkulu Selatan (dok. KM)

BENGKULU SELATAN (KM) – Masyarakat Desa Gelumbang Padang Berangin, Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, menuntut peningkatan terhadap jalan sentra produksi sepanjang 5km, yang selama 15 tahun sejak 2004 menunggu dibuka. Jalan akses tersebut belum mengalami peningkatan, apalagi dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Jalan sentra produksi yang melintasi perkebunan sawit dan karet milik warga desa tersebut juga merupakan akses yang menghubungkan Desa Gelumbang menuju Desa Kemang Manis, Kecamatan Pino Raya.

Salah seorang warga setempat, Nupirmin, kepada wartawan mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan jalan sentra produksi perkebunan dimana masyarakat setempat melewati jalan tersebut dengan membawa hasil perkebunan sawit dan karet.

Advertisement

“Di situ kebun sawit/karet, lokasi tersebut tempat rakyat Gelumbang, Pd Berangin dan Pd Lebar mencari makan,” ujarnya Sabtu 27/6.

Ia meminta kepada Pemkab dan Pemprov Bengkulu agar memperhatikan peningkatan pembangunan jalan tersebut, sehubungan jalan sentra produksi itu merupakan jalan satu-satunya yang di lalui oleh masyarakat setempat untuk membawa hasil perkebunan mereka.

“Sudah 15 tahun kami menunggu, tapi sampai saat ini belum diperhatikan oleh pemerintah padahal jalan ini merupakan akses kami dalam mencari makan,” keluhnya.

Reporter: Lestari Haris
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*