Kapolres Kebumen: “Pemuda yang Nongkrong di Luar Rumah Tanpa Masker Terpaksa Kita Bubarkan”

POlisi membubarkan kerumunan pemuda di Kebumen, Senin malam 20/4/2020 (dok. KM)
POlisi membubarkan kerumunan pemuda di Kebumen, Senin malam 20/4/2020 (dok. KM)

KEBUMEN (KM) – Jumlah angka positif terjangkit virus corona yang makin meningkat tampaknya tidak membuat ciut nyali sejumlah warga masyarakat Kebumen untuk tetap begadang dan berkerumun di luar rumah.

Mereka masih terlihat tetap nongkrong di sejumlah titik di wilayah Kebumen, saat Polres Kebumen menggelar patroli pembubaran berskala besar pada Senin malam 20/4.

Ada juga pemuda lain yang dengan suara falsnya tetap nekat nongkrong sambil bermain gitar di pinggir Jalan Ahmad Yani, Kebumen, tanpa mengenakan masker.

“Suara fals pemuda yang menenteng gitar putih itu seolah mampu membunuh virus corona, sehingga menyelematkan banyak nyawa,” kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Polres Kebumen yang menghampirinya pun akhirnya membubarkan kerumunan pemuda itu.

Advertisement

Saat memimpin jalannya patroli pembubaran berskala besar, Rudy mengaku “sangat menyayangkan” sikap sejumlah warga masyarakat yang tidak patuh terhadap imbauan pemerintah tentang social distancing dan physical distancing.

“Yang masih nongkrong, terpaksa harus kami bubarkan demi alasan kesehatan bersama. Tentunya pembubaran dilakukan dengan humanis dan santun,” jelasnya.

Dalam patroli itu pula personel bersenjata lengkap dikerahkan untuk menyisir sejumlah tempat rawan kejahatan.

“Kegiatan pembubaran dan patroli bersenjata lengkap akan terus digaungkan Polres Kebumen secara kontinyu. Semoga dengan apa yang kami lakukan, situasi Kamtibmas di wilayah Kebumen selalu dalam keadaan kondusif,” harapnya.

Reporter: evie
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*