Polres Cianjur Bekuk Komplotan Pencuri dan Penjual Masker dari RSUD Pagelaran, Ancam Penjara 7 Tahun

(dok. KM)
(dok. KM)

CIANJUR (KM) – Polres Cianjur berhasil meringkus pencuri 40 dus masker dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Kasus tersebut diungkap oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. S. Erlangga dalam rilis pers yang diterima KM siang ini 26/3.

“Telah diketahui identitas tersangka yaitu IS, A.Md Cianjur, [kelahiran] 24-09-1977, pekerjaan ASN, karyawan RSUD Pagelaran, alamat Kp. Pamukiman Desa Sindangkerta Kecamatan Pagaleran, Kabupaten Cianjur, dengan perbuatan yang dilakukan yaitu mengambil dan menjual masker. Yang bersangkutan melanggar Pasal 363 KUHP,” ungkap Erlangga.

“Kemudian tersangka RE Bin H. NU, Cianjur, 12-02-1993, pekerjaan honorer RSUD Pagelaran, alamat Kp. Caringin Desa Sukarame Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur, perbuatan yang dilakukan adalah mengambil dan menjual barang/masker, tersangka melanggar Pasal 363 KUHPidana,” tambahnya.

“[Kemudian] CE alias ME Bin LI, Cianjur, 15 Mei 1988, pekerjaan karyawan swasta, alamat Gg. Bali Ds. Bojongherang Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur. Perannya membeli masker dari tersangka RE kemudian dijual kembali kepada orang lain dengan cara COD. Pasal yang dilanggar yaitu Pasal 480 KUHPidana,” katanya.

Erlangga juga mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 kartu ATM Bank Jabar, 1 kartu ATM Bank BCA, 1 unit mobil Nissan Terrano silver Nopol B-8172-KMN, 1 unit kendaraan R-2, dan 1 buah dus karton berisi 4 box masker merk Eskamed dan beberapa kotak jarum suntik.

Advertisement

“Modus operandi yang dilakukan menurut Kabid Humas Polda Jabar yaitu pelaku IS, A.Md dan RE bin H. NU sebagai karyawan RSUD, meminta masker tanpa prosedur yang benar dan mendapatkan 2 karton (40 dus per karton),” jelas Erlangga.

“Kemudian pelaku IS A.Md., memaksa karyawan/pemegang kunci gudang farmasi untuk membuka farmasi tanpa seizin dari kepala gudang dan Direktur RSUD kemudian mengambil 2 karton masker dan dijual oleh pelaku RE bin H. NU,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kabid Humas mengatakan, pelaku IS, RE bin H. NU dan YO mengambil masker dari Gudang Farmasi RSUD pada malam hari dengan masuk melalui jendela yang tidak terkunci. Pelaku CE alias ME bin LI membeli/menerima masker dari pelaku RE bin H. NU., kemudian menjualnya dengan cara diecer.

“Atas perbuatannya itu para tersangka melanggar Pasal 363 KUHP dan 480 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutupnya.

Reporter: Red
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*