KUPAS KOLOM: Kota Bekasi Banjir, Pemkot Hamburkan 933 Juta Uang Masyarakat Untuk Belanja Karangan Bunga

Banjir di Pekayon Jaya, Bekasi
Banjir di Pekayon Jaya, Bekasi

Oleh Wahyudin Jali, Koordinator Investigasi, Lembaga Kaki Publik

Bencana banjir yang melanda beberapa titik di Kota Bekasi mengakibatkan kerugian materil dan mengganggu aktifitas masyarakat. Kondisi ini menjadi evaluasi kedepannya untuk Pemkab Bekasi, untuk memberikan perhatian lebih terhadap kondisi ini, baik segi anggaran maupun fasilitas penanggulangan bencana, sebab Kota Bekasi memiliki potensi banjir yang relatif tinggi jika musim penghujan turun.

Namun kebijakan Pemkot Bekasi tidak selaras dengan harapan masyarakat. Diketahui pada tahun anggaran 2020, Pemkot Bekasi menghamburkan uang daerah senilai Rp 933.760.000 untuk belanja pengadaan karangan bunga. Seharusnya anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk keperluan daerah yang memang betul memberikan dampak nyata.

Pengadaan karangan bunga tersebut di bawah tanggungjawab satuan kerja perangkat daerah sekretariat daerah Kota Bekasi, dimenangkan oleh CV. Jogja Florist yang beralamat di Perum Mutiara Gading Timur 2 Blok S2 No. 20 RT 007 RW 028 Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Kondisi ini menjadi catatan dan perhatian serta kajian bagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi di tengah musibah banjir yang tengah melanda masyarakat.

Menurut kami, pembelanjaan uang daerah yang tidak memiliki nilai untuk kepentingan masyarakat Kota Bekasi dapat ditekan dan diminimalisir, kondisi ini nyata sebagai pemborosan keuangan daerah.

Apakah anggota DPRD Kota Bekasi sudah tidak mampu meminimalisir arogansi penghamburan uang daerah untuk belanja-belanja yang tidak memberi dan memenuhi kepentingan publik? Seharusnya dewan yang terhormat mengkaji terhadap setiap penganggaran yang diajukan.

Hal ini tentu menyakiti nurani masyarakat Kota Bekasi. Bagaimana tidak? Uang daerah dihamburkan hanya untuk membeli karangan bunga yang tidak sama sekali berdampak apa-apa kepada masyarakat, bahkan tidak mampu membuat banjir menjadi surut.

Kamis, 26 Februari 2020

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.