Jalan Cirangkong-Bantarsari Diabaikan Pemkab Subang, Warga Perbaiki dengan Swadaya
SUBANG (KM) – Warga Desa Cirangkong dan Desa Bantarsari, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Subang agar segera memperbaiki jalan yang menghubungkan dua desa tersebut.
Jalan penghubung dua desa tersebut dengan panjang kurang lebih 1.500 meter dan lebar 2,5 meter rusak parah sudah cukup lama, namun sampai saat ini belum juga ada perbaikan dari dinas/instansi terkait.
Padahal jalan penghubung tersebut merupakan satu-satunya akses jalan bagi warga Kampung Bojong Jengkol dan warga Desa Bantarsari yang akan melakukan aktifitasnya, seperti membawa hasil pertanian dengan tujuan ke Desa Cirangkong dan juga yang tidak kalah pentingnya bagi anak-anak sekolah di Kampung Bojong Jengkol RW 04 maupun yang berada di wilayah Desa Bantarsari yang akan menutut ilmu di wilayah Desa Cirangkong.
Ketua BPD Cirangkong Obi Suhedi mengatakan, kondisi jalan arah Bojongjengkol RW 04 Desa Cirangkong ke Desa Bantarsari dengan panjang 1.500 meter dan lebar 2,5 meter rusak parah sudah cukup lama sekali, namun hingga saat ini jalan tersebut belum ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Subang.
“Melihat hal tersebut saya bersama dengan Ketua RW 04 Bapak Sapdi bersama dengan masyarakat, mantan ketua RW Bapak Udi dan tokoh masyarakat saling bahu membahu dengan cara swadaya murni, masyarakat memasang batu-batu agar jalan tersebut tidak terlalu licin.”
“Saya dan Bapak Sapdi mendatangi atau memohon bantuannya yang peduli terhadap kondisi infrastruktur dis ekitarnya seperti Bapak Max Fatty pengusaha ayam, Bapak Suroto pengusaha ayam CIAWENINDO, H. Dodi Ardian dan Bapak Junaedi yang memberikan bahan material seperti batu-batu yang telah kita pasang,” pungkas Obi.
Reporter: M. Sunardi, Ajat S
Editor: HJA