Inisiator GTP: “DPRD Kota Bogor Sedang Bahas Perda yang Akan Tambah RTH”

Giat Tanam Pohon GTP Ke 223 di Wilayah Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor (dok. KM)
Giat Tanam Pohon GTP Ke 223 di Wilayah Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Cuaca panas yang melanda beberapa wilayah di Indonesia turut dirasakan oleh warga Kota Bogor. Keadaan ini disebut “sangat kontras” dengan reputasi Kota Bogor yang dikenal dengan kota yang “sangat sejuk”, menurut politisi dan Inisiator Gerakan Tanam Pohon (GTP) Heri Cahyono.

“Sekitar sepuluh hari ke belakang ini, dapat dirasakan suhu panas yang meningkat di Kota Bogor ini, salah satu cara menangani kondisi suhu panas seperti ini kedepannya adalah dengan menggerakan masyarakat untuk peduli menanam pohon,” ungkap Heri usai giat GTP ke-223 di Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan, Minggu 27/10.

“GTP ini sebuah gerakan yang diharapkan mampu mendorong masyarakat dan aparat pemerintah Kota Bogor untuk sama-sama peduli lingkungan dengan menanam pohon,” kata anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Golkar itu.

“Jika setiap warga berkontribusi menanam pohon di halaman dan di jalan-jalan ditanami pohon-pohon, tentu dapat menanggulangi kondisi suhu yang panas, seperti beberapa hari ke belakang ini,” terang Heri.

Heri menuturkan, sudah beberapa bulan ini DPRD Kota Bogor membahas tentang Ruang Terbuka Hijau (RTH). “Tentunya kami ingin menghasilkan produk peraturan daerah yang mengikat warga negaranya untuk mampu memelihara dan merawat lingkungan, serta menciptakan ataupun menambah RTH,” katanya.

“Ya jika RTH yang terus bertambah tentunya akan semakin sehat lingkungan, dan juga Pemerintah Kota Bogor untuk semakin peduli juga terhadap lingkungan, serta merasa pentingnya RTH ini,” pungkas Heri.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook