Dugaan Pemalsuan LPJ Program RTLH di Desa Batu Tulis Nanggung, Aktivis: “Foto Rumah Siapa yang Dilampirkan?”

Akhirnya rumah Nur Holifah, penerima RTLH 2018 dibangunkan lagi setelah terbengkalai, atas bantuan Kades Batu Tulis, Kecamatan Nanggung, Ade Supriatna (dok. KM)
Akhirnya rumah Nur Holifah, penerima RTLH 2018 dibangunkan lagi setelah terbengkalai, atas bantuan Kades Batu Tulis, Kecamatan Nanggung, Ade Supriatna (dok. KM)

BOGOR (KM) – Dugaan pemalsuan terhadap Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Batu Tulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, tahun anggaran 2018 terhadap 56 unit rumah dikecam aktivis LSM Madaniah.

Ketua LSM Madaniah Lulu Azhari Lucky yang akrab di sapa Ki Jalu mengkritisi kurangnya pemantauan serta verifikasi ke lapangan dari tingkat Kecamatan sampai tingkat inspektorat.

“Apakah program tersebut dikerjakan dengan baik dan benar atau tidak, tanpa meninggalkan rumah yang belum selesai serta layak untuk dihuni?” ungkap Ki Jalu kepada KM Kamis 1/8.

Dalam kajian Ki Jalu, “sangat jelas” ada praktek pemalsuan LPJ yang telah dinyatakan sudah seratus persen dalam penyaluran RTLH oleh pihak Desa Batu Tulis Kecamatan Nanggung. “Nyatanya menyisakan satu unit rumah penerima hak manfaat RTLH tahun anggaran 2018 di Kampung Pasir Gintung RT 001/003 tidak selesai dibangun,” katanya.

“Ya pembangunan tidak selesai, kondisi tanpa atap rumah, daun pintu dan jendela, dan baru dimulai pengerjaan penyelesaian oleh pihak Pemdes Batu Tulis pada hari Senin (29/7), sebagai bentuk tanggung jawab Kades Batu Tulis Ade Supriatna,” terang Ki Jalu.

Ki Jalu menuturkan, apapun bentuknya, sepanjang tidak memihak kepada masyarakat, terlebih kebijakannya dan pelaporan pertanggung jawabannya menyalahi aturan, serta merugikan rakyat tidak mampu, maka aparat penegak hukum dapat hadir serta menindaklanjuti temuan penyalahgunaan ataupun [penyimpangan] dalam pelaporan pertanggung jawaban program tersebut.

“Dalam LPJ jelas harus dilampirkan foto bentuk fisik bangunan, yang sudah selesai seratus persen. Pertanyaannya adalah foto rumah siapa yang dilampirkan dalam LPJ tersebut? Sedangkan rumah penerima manfaatnya saja belum selesai,” pungkas Ki Jalu.

Reporter: DP
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*